Unduh Aplikasi

PLN Minta Peserta Pemilu Tak Pasang APK di Jaringan Listrik

PLN Minta Peserta Pemilu Tak Pasang APK di Jaringan Listrik
Ilustrasi. Foto: Net

ACEH BARAT- Maraknya pemasangan Alat Peraga Kampanye (APK) di tiang listrik membuat Perusahaan Listrik Negara (PLN) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Meulaboh angkat bicara. Pemasangan APK pada fasilitas publik tersebut dinilai melanggar Undang-undang Nomor 30 tahun 2009 tentang Kelistrikan.

Manager PLN UP3 Meulaboh, Ediwan, mengatakan laranmgan yang dialamatkan kepada para peserta pemilu 2019 itu sesuai aturan yang berlaku sebagai upaya menjaga keselamatan bersama.

“Kami mengimbau para caleg dan tim sukses untuk tidak memasang APK di dekat utilitas atau jaringan listrik untuk menjaga keselamatan bersama baik pekerja ataupun masyarakat sekitar,” kata Ediwan, kepada wartawan, Selasa, (5/2).

Menurutnya aktivitas di bagian kelistrikan sangat sensitif dan dibutuhkan tenaga kerja yang ahli di bidang tersebut, dan jika itu dilakukan oleh tim sukses dikhawatirkan akan terjadi kecelakaan atau hal-hal yang tidak diharapkan.

Kata dia, ancaman bahaya tersebut juga mengingat kondisi cuaca di wilayah Aceh Barat dengan intensitas tinggi, disertai angin kencang. Sehingga apabila dipaksakan, APK tersebut bisa putus atau rubuh dan dapat mengakibatkan arus listrik terganggu, begitu juga degan keselamatan masyarakat yang melintas.

Ia berharap, pemasangan APK agar memperhatikan ketentuan keselamatan ketenagalistrikan sesuai Undang-Undang (UU) Nomor 30 Tahun 2009 demi terciptanya kondisi yang tertib, aman, dan lancar.

“Sesuai pedoman standar konstruksi Gardu Distribusi dan Gardu Hubung Tenaga Listrik Tahun 2010, jarak aman pemasangan penghantar bertegangan terhadap material di sekitarnya seperti bangun-bangunan, pohon, baliho, serta papan reklame minimal berjarak 2,5 meter,”sebutnya

Sabang Marine 2019

Komentar

Loading...