Unduh Aplikasi

Pimpinan Dayah Darul Mujahidin: Gubernur Aceh Jangan Mempermainkan Syariat Islam

Pimpinan Dayah Darul Mujahidin: Gubernur Aceh Jangan Mempermainkan Syariat Islam
Eksekusi hukuman cambuk di Banda Aceh. Foto: Tommy

BANDA ACEH - Pimpinan Dayah Darul Mujahidin Aceh, Tgk Muslim At Thahiri meminta Gubernur Aceh Irwandi Yusuf untuk tidak mempermainkan syariat Islam.

"Gubernur Irwandi jangan coba-coba mempermainkan syariat Islam di Aceh, jangan buat pergub yang bertentangan dengan qanun yang telah disahkan. Hargai qanun yang telah disahkan oleh DPR Aceh, karena untuk mengesahkan sebuah qanun butuh biaya yang tidak sedikit, dan itu harus diketahui oleh seorang gubernur," kata Tgk Muslim dalam rilisnya yang diterima AJNN, Jumat (13/4).

Menurutnya, syariat islam tak boleh dikotak katik, sesuai dengan selera gubernur atau berdasarkan pesanan asing. Apapun dari penerapan syariat Islam gubernur harus berkonsultasi dengan ahlinya yaitu ulama, tanyakan pada ulama apa dasar hukum cambuk, sehingga harus dilaksanakan terbuka di depan umum.

Baca: Wali Kota Langsa: Tidak Banyak Yang Tahu, Takutnya Tidak Dilaksanakan

Selain itu, kata Tgk Muslim, Irwandi Yusuf tidak perlu sibuk untuk memikirkan agar pelaku maksiat tidak malu, sedangkan pelaku maksiat sendiri tidak malu melakukan maksiat secara terbuka.

"Maka kami mengajak pak Irwandi untuk belajar kembali fiqih dari kitab-kitab yang muktabar pada ulama-ulama dayah. Jangan curiga kepada syariat Islam seolah-olah hukum Islam mendhalimi ummat," katanya.

Lebih lanjut, ia mengatakan gubernur jangan mencari-cari alasan untuk memodifikasi hukum cambuk, dengan alasan agar pihak asing tak lagi memprotes pelaksanaan hukum cambuk seperti yang terjadi selama ini.

Baca: MPU Tak Diminta Pertimbangan Soal Hukum Cambuk dalam Lapas

"Takutlah kepada murka Allah, jangan takut kepada pihak asing, asing tidak dapat memberi manfaat dan mudharat tanpa seizin Allah SWT," ujarnya.

Kemudian, Tgk Muslim juga meminta kepada pihak pemerintah pusat untuk tidak turut campur mengenai kekhususan Aceh yakni penerapan syariat Islam. Ia juga mengimbau agar Kemenkumham tidak usah mengintervensi pelaksanaan syariat Islam di Aceh.

"Kami akan berjuang dengan apapun resikonya, untuk menyelamatkan Qanun Jinayat," tegas Tgk Muslim.

Ibadah Haji 1439H

Komentar

Loading...