Unduh Aplikasi

Personel Gabungan Awasi Lapas Meulaboh

Personel Gabungan Awasi Lapas Meulaboh
Ilustrasi. Foto: Net

ACEH BARAT - Personel gabungan TNI/Polri melakukan pengawasan terhadap Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II B Meulaboh. Langkah ini diambil pasca kerusuhan dan kaburnya napi dari Lapas Kelas II A Lambaro, Aceh Besar pada Kamis, (29/11).

Kepala Lapas II B Meulaboh, Jumadi mengatakan pengawasan yang dilakukan personel gabungan ini merupakan bentuk kerjasama untuk mencegah tidak terjadinya kejadian seperti di Lapas Lambaro.

“Kami terus memperketat penjagaan di lapas dengan dibantu TNI/Polri. Pengawasan dilakukan sejak pukul 16.00 WIB hingga pukul 19.00 WIB,” kata Jumadi, Rabu (5/12).

Menurutnya, hingga saat ini keamanan di lapas tersebut masih kondusif sehingga untuk penjagaan masih bisa ditangani oleh para sipir di lingkungan lapas tersebut, apalagi jumlah sipir hanya 71 orang.

"Saat ini dalam satu regu petugas sipir ada 10, dan ini berbeda dengan beberapa waktu sebelumnya yang hanya berjumlah tiga orang dalam satu regu sehingga menyulitkan petugas dalam melakukan keamanan," jelasnya.

Kata Jumadi, pihaknya akan meminta bantuan dari aparat kepolisian jika nantinya ditemukan gangguan keamanan yang mengancam atau adanya tahanan yang menyimpan senjata tajam.

“Untuk keamanan, saya sudah memasang kayu balok di jendela sel, jadi akan menyulitkan napi untuk kabur," ungkapnya.

Meski demikian, ganggunan keamanan di lapas juga tetap harus diwaspadai, karena setiap lapas tetap ada gangguan keamanan yang berpotensi terjadinya kerusuhan dan kaburnya para napi.

Untuk diketahui, pada tahun 2012 sebanyak 42 napi pernah kabur dari Lapas Kelas II B Meulaboh. Dari jumlah tersebut, 12 diantaranya hingga kini masih buron. Selanjutnya pada 2013, hal yang sama kembali terulang, tapi jumlah napi yang kabur hanya tiga orang.

Komentar

Loading...