Unduh Aplikasi

Perawat Jadi Kasubbag di DPRK, Sekda: Tidak Ada Unsur Politik

Perawat Jadi Kasubbag di DPRK, Sekda: Tidak Ada Unsur Politik
Sekda Aceh Barat, Adonis. Foto: AJNN.Net/Darmansyah Muda

ACEH BARAT - Ketua Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat) Pemerintah Aceh Barat, Adonis, angkat bicara terkait pengangkatan perawat di Puskesmas Kaway XVI,  Nilatrisna HD, AMK, sebagai Kepala Sub Bagian (Kasubbag) Rumah Tangga dan Perlengkapan pada Bagian Administrasi Kesekretariatan DPRK setempat.

Adonis yang juga Sekda Aceh Barat itu mengatakan tidak ada persoalan dalam penempatan seseorang walaupun tidak sesuai dengan disiplin ilmu yang dimiliki. Pasalnya, dalam penempatan jabatan juga dilakukan kajian mendasar, serta melihat kondisi dari pegawai tersebut.

Untuk kasus penempatan Nilatrisna diposisi tersebut, kata Adonis, bisa jadi selama menjalani tugas sebagai tenaga medis mengalami persoalan seperti trauma dengan pekerjaannya atau sudah tidak mampu lagi menjalani profesi tersebut.

Baca: Bupati Angkat Perawat Puskesmas Jadi Kasubbag Rumah Tangga DPRK Aceh Barat

"Misalnya di kebidanan atau perawat, bisa saja memohon kepada pimpinan untuk pindak karena tidak sanggup bekerja di bidang itu, misalnya tidak bisa lihat darah lagi, ada juga guru yang memohon untuk pidang. Kadang ada Sarjana Teknik Sipil tidak sanggup lagi di PU karena tidak bisa lagi lihat gambar," kata Adonis, kepada AJNN.

Menurutnya, setiap pegawai tidak bisa dibatasi dalam karirnya. Namun, apabila seseorang yang menginginkan jabatan lain ada pernyataan khusus yang dibuat, seperti tidak akan lagi meminta dikembalikan kejabatan semula.

"Tidak ada unsur politik dalam pemberian jabatan terhadap Nilatrisna, setiap jabatan yang diberikan merupakan evaluasi dari Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) termasuk melihat rekam jejak calon yang akan diberikan jabatan," tegasnya.

Komentar

Loading...