Unduh Aplikasi

Penyidik Periksa Psikologis Wanita Pencabul Lima Bocah di Aceh Utara

Penyidik Periksa Psikologis Wanita Pencabul Lima Bocah di Aceh Utara
Foto: Ist

ACEH UTARA - Penyidik Satreskrim Aceh Utara terus mendalami kasus cabul dan persetubuhan yang diduga dilakukan NUS (30) perawan asal Kecamatan Langkahan, Aceh Utara terhadap lima bocah di bawah umur asal desa setempat.

Salah satu langkah yang dilakukan polisi dalam mengungkap tabir kasus asusila menyimpang terhadap anak tersebut adalah melakukan pemeriksaan kondisi kejiwaan terhadap NUS, dengan melibatkan psikolog dan dokter tambahan lainnya.

Baca: Perempuan 30 Tahun di Aceh Utara Cabuli Lima Bocah

"Kita juga akan melakukan pemeriksaan kejiwaan terhadap tersangka NUS. Hal tersebut guna mengetahui mental dan kejiwaan tersangka dengan melibatkan ahli Psikolog," kata Kasat Reskrim Iptu Rezki Kholiddiansyah, Kamis (31/1) kepada AJNN.

Kata Rezki, tanpa ada rasa penyesalan dan bersalah NUS mengaku bila perbuatan pencabulan yang dilakukannya karena dia merasa suka dengan anak-anak. Untuk memastikan apakah tersangka ada kelainan kejiwaan hingga melakukan perbuatan seksual menyimpang polisi mengandeng psikolog.

"Nanti kita akan tahu hasilnya. Apakah faktor kejiwaan hingga memicu tersangka melakukan perbuatan seperti itu, kita tunggu hasil pemeriksaannya dulu," ujarnya.

Sejauh ini penyidik terus mendalami dan mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi, termasuk saksi korban dan juga tersangka. Dan tidak menutup kemungkinan korban akan bertambah.

Diberitakan sebelumnya. Kasus pencabulan dan persetubuhan yang dilakukan tersangka NUS terhadap lima bocah dibawah umur, tiga di antaranya bocah perempuan dan dua bocah laki-laki.

Terungkapnya kasus tersebut setelah salah seorang orang tua korban melaporkan ke pihak kepolisian Polres Aceh Utara pada pertengahan Desember 2018 lalu.

Komentar

Loading...