Unduh Aplikasi

Penyelenggara Pemilu dinilai belum netral

Penyelenggara Pemilu dinilai belum netral
IMG00362 20140410 1705
BANDA ACEH - Pemilihan Umum Legislatif  2014 baru saja dilaksanakan, dimana sebagian stakeholder di Aceh menyatakan pemilu berlangsung aman, damai dan demokratis. Namun, kenyataan tersebut berbeda dengan kondisi real di lapangan.

Ketua Bawaslu Aceh, Asqalani mengatakan, pasca hari pencoblosan berbagai pelanggaran Pemilu terjadi, mulai dari masih adanya sejumlah alat peraga kampanye pada hari pelaksanaan pencoblosan, kekurangan surat suara di setiap kabupaten kota.

"Pada hari pemungutan suara, masih banyak atribut kampanye yang masih bertebaran di perkampungan penduduk," kata Asqalani, Jumat (11/4).

Asqalani juga menambahkan, ketidaknetralan penyelenggara Pemilu terjadi di tingkat  Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS).

"Tidak netralnya penyelenggara Pemilu terjadi semua daerah di Aceh," ungkapnya.

Ia menyebutkan, ada beberapa contoh tidak netralnya penyelenggara Pemilu yang terjadi pada hari pencoblosan, salah satunya keberpihakan penyelenggara pemilu ditingkat KPPS dimana petugas tersebut mengarahkan pemilih untuk memenangkan caleg tertentu.

"Kasus ini terdapat di desa Lamteuba, sementara di Bireuen ketua KPPS setempat diduga melakukan pencoblosan tiga lembar suara calon DPD," katanya.

Jaringan Pemilu Aceh (JPA) juga mengatakan hal yang sama, dimana Pemilu yang yang dilaksanakan 9 April, belum berjalan aman dan demokratis, dan dinilai sarat dengan kecurangan

"Sangat menyayangkan dalam pelaksanaan pemilu Aceh yang ketiga kalinya pasca damai ini belum bisa bebas dari berbagai tindakan intimidasi dan politik uang, praktek yang sangat merusak bangunan demokrasi dalam kedamaian Aceh yang sedang berproses ini," kata Ilham Saputra pada konprensi Pers di Media Center KIP Aceh, pagi tadi.

Berdasarkan berbagai temuan dilapangan ini, maka Jaringan Pemilu Aceh (JPA), mendesak agar berbagai temuan ini dapat ditindak lanjuti oleh berbagai pihak yang berwenang.

"Segala temuan ini dapat ditindak lanjuti, diproses dan diselesaikan secepatnya sebelum batas waktu penetapan final rekapitulasi suara," ujar Mantan wakil ketua KIP Aceh tersebut.

| TOMMY

Komentar

Loading...