Unduh Aplikasi

Penjelasan Kepala DPMPTSP Aceh Soal KEK Arun Tak Masuk RKP

Penjelasan Kepala DPMPTSP Aceh Soal KEK Arun Tak Masuk RKP

BANDA ACEH - Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Aceh (DPMPTSP Aceh). Ir. Iskandar, M.Sc menjelaskan terkait tidak masuknya Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Arun Lhokseumawe dalam Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Sektor Industri Tahun 2018 seperti yang dilaporkan Menteri PPN/Kepala Bappenas RI pada Indonesia Industry Summit 2018 Awal April lalu.

Hanya ada lima Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) yang akan dikembangkan, yaitu KEK Sorong, KEK Morotai, KEK Bitung, KEK Tanjung Kelayang, dan KEK Maloy-Batuta Trans Kalimantan (MBTK).

Baca: Rustam Effendi Pertanyakan Alasan KEK Lhokseumawe Tak Masuk RKP

"KEK di Indonesia yang telah dikeluarkan PP ada 12 . Ketua dewan Nasional KEK adalah Menko Perekonomian , RKP 2018 memperioritaskan dalam perencanaana bisa saja dipilih lima KEK , karena belum siapnya SDM , mungkin masalah tanah dan lain-lain," katanya.

Kata dia, untuk KEK Arun dari sisi deragulasi hukum semua sudah diberikan seperti Penetapan KEK arun dengan perioritas zona energi, zona industri, zona port dan logistik serta zona industri pengolahan. Kemudian pelimpahan wewenang kepada Adm dari BKPM , Kemendag ( termasuk izin impor gas ) Aceh, kabupaten dan kota.

"Kita sudah keluarkan juga izin untuk perusahaan yang investasi dalam kawasan untuk mendapatkan fasilitas insentif dari Pemerintah. KEK arun Lhokseumawe sesuai PP KK No 5 tahun 2017 yang terdiri dari Pertamina , PIM . Pelindo dan PDPA membentuk konsorsium untuk mendirikan BUPP KEK arun yang direkturnya pak Birman," katanya.

Ibadah Haji 1439H

Komentar

Loading...