Pengerasan jalan diduga asal jadi

·
Pengerasan jalan diduga asal jadi
IMG 20150202 05893
ACEH UTARA - Pengerasan Jalan di Desa Teupin Bayu dan Teupin Gajah di duga asal jadi, pasalnya Jalan Lorong tersebut yang ditimbun Rekanan pada akhir tahun 2014 lalu, membuat warga setempat tidak nyaman, akibat tidak ada batu, apa lagi bila musim hujan tiba, jalan lorong itu layaknya lumpur kuning.

Warga Desa Teupin Gajah Kecamatan Tanah Jambo Aye, Aceh Utara, Zulkifli (37) kepada AJNN, Senin (2/2) menilai rekanan yang mngerjakan proyek pengerasan jalan lorong di Desanya itu tidak sesuai Petunjuk Teknis Oprasi (PTO). "Material yang digunakan, tidak ada batu, melainkan tanah kuning yang digunakan," Katanya.

Menurutnya, Jalan lorong itu sebelumnya banyak batu, dan bila hujan tiba tidak pernah terjadi becek seperti saat ini. "Jalan Lorong ini seharusnya ditingkatkan bukan pengerasan, karna sudah terlalu banyak ditimbun dengan pengerasan, sekurang-kurangnya material yang digunakan Base c," kata Zulkifli, sapaan akrapnya Abon.

Sebelumnya pihak Rekanan berjanji kepada warga segera menambah material batu di Jalan Lorong tersebut. Kendati demikian Pengerasan terhadap jalan lorong itu sudah sering kali dilakukan. "Pengerasan dilakukan mulai dari dana PNPM, dan dana BKPG, jadi menurut saya ini sudah lebih cukup, anehnya ketika pengerasan kemarin, malah jadi rusak dari sebelumnya," sambung Abon.

Sementara itu Sekeretaris Pekerjaan Umum Cipta Karya Edi Anwar, kepada AJNN, Senin (2/2) mengatakan, semua laporan itu akan ditindaklanjuti. "Kita akan segera turun kelokasi, kalau memang Rekanan mengerjakan tidak sesuai dengan petunjuk, maka akan kita panggil, dan akan kita berikan sanksi". Demikian kata Edi.


|ISTANJOENG

Komentar

Loading...