Unduh Aplikasi

Pengamat Ekonomi: Imbauan Penggunaan Produk Lokal Dapat Mengentaskan Kemiskinan

Pengamat Ekonomi: Imbauan Penggunaan Produk Lokal Dapat Mengentaskan Kemiskinan

BANDA ACEH - Pengamat ekonomi Aceh dari Universitas Syiah Kuala, Rustam Effendi menilai imbauan Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Aceh Nova Iriansyah mengenai penggunaan produk Industri Kecil Menengah (IKM) pada setiap pelatihan, seminar dan kegiatan itu sangat baik dan dapat membantu pengentasan kemiskinan.

Menurut Rustam, imbauan tersebut dapat mencegah beredarnya uang Aceh ke daerah lain, maka dengan demikian uang tetap bertahan di Aceh, dan itu sangat membantu pertumbuhan ekonomi Aceh.

"Itu imbauan yang sangat bagus, itu sebagai upaya bagaimana mencegah uang kita ke tempat lain, jadi akan bisa atau menahan uang kita tidak beredar ke tempat lain," kata Rustam Effendi kepada AJNN, Senin (4/2).

Menurutnya tidak hanya untuk kebutuhan seminar atau pelatihan saja, tetapi semua kegiatan di Aceh harus menggunakan industri lokal, bahkan jika ingin lebih bagus, pemerintah harus membuat aturannya atau mengkampanyekan pada setiap kesempatan.

"Langkah lebih baiknya juga membuat semacam regulasi atau setiap ada event terus disampaikan. Bukan hanya tas, tetapi semua hal, misalnya ketika ada pertemuan menggunakan minuman kemasan lokal, kue lokal, buah lokal kan bisa," ujar Rustam.

Rustam menjelaskan semua itu penting diterapkan agar penggunaan sumber daya lokal bisa dimaksimalkan, sehingga uang dapat terus melekat di Aceh. Kemudian, ketika uangnya melekat di Aceh, maka usaha ekonomi baik itu sektor pertanian, perkebunan, usaha mikro, rumah tangga hingga soevenir akan terus tumbuh.

Baca: Pelatihan, SKPA Diimbau Pakai Produk IKM Aceh

Ketika imbauan ini berjalan maksimal, kata Rustam, dipastikan pertumbuhan ekonomi Aceh semakin bagus kedepannya, malah dengan sendirinya lapangan pekerjaan bakal terbuka lebar.

"Kalau ekonomi tumbuh maka akan bisa membuka lapangan pekerjaan, dan itu bisa membantu mengentaskan kemiskinan di Aceh," ujar Rustam.

Dirinya kembali menegaskan bahwa langkah Nova Iriansyah sudah sangat tepat, tetapi semua pihak juga harus mendukung komitmen tersebut, seperti pemilik hotel, caffee, rumah makan dan pelaku usaha lainnya.

"Kalau ada yang punya lokal maka pakai punya lokal, itu juga dapat membantu berkembangnya industri lokal," pungkas Dosen Fakultas Ekonomi Unsyiah itu.

Sebelumnya, Plt Gubernur Aceh, Nova Iriansyah mengimbau kepada seluruh Satuan Kerja Pemerintah Aceh (SKPA) untuk menggunakan produk Industri Kecil Menengah (IKM) pada setiap pelatihan, seminar dan kegiatan sejenisnya.

Imbauan itu disampaikan Plt Gubernur Aceh, dalam surat bernomor 530/1313, tertanggal 25 Januari 2019. Surat itu juga ditembuskan kepada Ketua DPRA, para bupati/wali kota, para Kakanwil Kementerian/Non Pemerintah Aceh dan Direktur UKM Center Unsyiah.

Komentar

Loading...