Unduh Aplikasi

Pengakuan Dalang Kerusuhan Rutan Lhoksukon: Hati Saya Hancur Ditinggal Kawin

Pengakuan Dalang Kerusuhan Rutan Lhoksukon: Hati Saya Hancur Ditinggal Kawin
Safrizal dan NS saat digiring polisi saat dihadirkan dalam konferensi pers sebagai dalang kerusuhan dan pengrusakan Rumah Tahanan Negara (Rutan) Lhoksukon di Mapolres, Selasa (25/6). Foto: AJNN.Net/Safrizal.

ACEH UTARA - Safrizal (42), dalang kerusuhan dan pengerusakan Rumah Tahanan Negara (Rutan) Lhoksukon, ternyata nekat kabur dari rutan bersama 73 napi lainnya karena tersulut api cemburu dengan pacar gelapnya Marliah yang juga napi penghuni rutan setempat.

"Alasan saya nekat kabur dari rutan karena hati saya hancur. Pacar saya yang juga napi penghuni rutan Lhoksukon tega menghiati saya," kata Safrizal kepada wartawan saat konfrensi pers di Mapolres Aceh Utara, Selasa (25/6), sore.

Kepala Bagian Operasi Polres Aceh Utara, AKP Iswahyudi didampingi Kasat Reskrim Iptu Rezki Kholiddiansyah mengatakan, Safrizal merupakan napi yang menjadi dalang kerusuhan kaburnya 73 tahanan rutan Lhoksukon. Aksi melarikan diri dengan mendobrak pintu depan itu dilakukannya setelah memprovokasi napi lainya.

"Rencana awal napi Safrizal keluar untuk menghilangkan nyawa suami sah Marliah, karena dia sudah dibalut rasa cemburu ditinggal kawin oleh pacarnya Marliah," ujar Iswahyudi.

Safrizal yang divonis hukuman penjara seumur hidup itu mengaku nekat dan rela mati agar bisa keluar dari rutan tahanan Lhoksukon.

Baca: Rutan Lhoksukon Rusuh, Puluhan Napi Kabur

"Aku lari supaya tidak melihat lagi dia (Marliah). Tak ada lain yang terbayang kala itu, hanya dendam dan sakit hati saja sama dia," sebutnya.

Dia mengatakan, Marliah pacarnya dibalik jerujinya itu divonis 15 tahun penjara, rencananya juga akan dihabisi olehnya menggunakan sikat gigi yang sudah diruncingkan.

"Waktu itu saya sudah panik, dan berencana hendak menghabisi Marliah dengan sikat gigi yang sudah saya runcingkan," ungkap dia.

Namun cinta yang terbalas dengan penghianatan membuat Safrizal menjadi nekat dan brutal untuk bisa keluar dari dalam rutan. Tapi dia mengaku tidak melakukan pemukulan kepada sipir atau petugas pada saat itu.

"Ini murni karena cinta saya dikhianati oleh Marliah," cecarnya.

Dia mengaku setelah melarikan diri sempat kebingungan untuk lari ke mana. Dia pun terpaksa bersembunyi di semak-semak belakang rumah warga hingga ditangkap polisi.

Komentar

Loading...