Unduh Aplikasi

Pemuda Dewan Dakwah Aceh Gelar Diskusi Publik

Pemuda Dewan Dakwah Aceh Gelar Diskusi Publik

BANDA ACEH - Pemuda Dewan Dakwah Aceh menyelenggarakan diskusi publik dengan tema Membangun Demokrasi Yang Bernuansa Syariat Islam. Kegiatan ini diselenggarakan di Aula Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Syiah Kuala, pada Selasa (13/3).

Kegiatan yang rencana dimulai pukul 09.00 WIB sempat molor sampai setengah jam. Acara ini diawali dengan pembacaan ayat suci Al Quran, lalu dilanjutkan dengan kata sambutan oleh Dewan Pimpinan Wilayah Pemuda Dewan Dakwah, Basri Effendi SH MH MKn.

Ketua panitia penyelenggara, Nasa'i mengatakan alasan panitia penyelenggara mengangkat tema tersebut karena beberapa waktu yang lalu di Aceh, seringkali dalam agenda pilkada dilakukan dengan cara-cara diluar ajaran islam yang humanis serta rahmatan lil alamin.

"Kami mengangkat tema membangun demokrasi yang bernuansa syariat Islam, alasannya seringkali dalam pelaksanaan pilkada khususnya di Aceh terjadi tindakan intimidasi atau semacamnya yang tentu saja tidak mencerminkan syariat islam. Jadi, menjelang pilkada serentak 2018 di tiga kabupaten atau kota di Aceh ini kami berharap hal yang demikian tidak terulang lagi dan kedepannya menjadi lebih baik," ungkapnya kepada AJNN, Selasa (13/3).

Selain itu, dia mengatakan dalam diskusi publik ini panitia penyelenggara diskusi publik ini mengundang berbagai kalangan yang dinilai berkepentingan dalam penyelenggaraan pilkada.

"Kita ada mengundang dari partai politik, ormas atau OKP, BEM se-Banda Aceh, mahasiswa, dan diskusi ini juga dibuka untuk masyarakat umum. Namun hingga saat ini perwakilan dari partai politik belum tampak hadir," katanya.

Ia juga menyebutkan dalam kegiatan ini pihak panitia mengundang Prof Dr Syamsul Rizal MA, Warek III UIN Ar Raniry yang bertindak sebagai keynote speaker dalam diskusi ini, kemudian Fadhli Abdullah atau lebih dikenal dengan bang Prossa selaku moderator. Dan pemateri yang direncanakan hadir adalah H Musannif (DPRA), Sudirman alias Haji Uma (Senator Aceh), Effendi Hasan (Akademisi), Zubaida Azwan (Fraksi Pilkada), dan Tgk Hasanuddin Yusuf Adan (Ketua DDII Aceh).

"Haji uma sudah kami konfirmasi, cuma tadi malam beliau konfirmasi ulang bahwa dirinya tidak dapat hadir, padahal beliau sudah tiba di Medan tadi malam namun harus kembali lagi ke Jakarta karena ada rapat paripurna yang harus diikuti hari ini. Kemudian pak Effendi Hasan baru saja menginformasikan kepada kami bahwa beliau tidak dapat hadir karena kondisi kesehatannya kurang fit," pungkasnya.

Komentar

Loading...