Unduh Aplikasi

Pemko Lhokseumawe Akhirnya Tunda Imunisasi MR

Pemko Lhokseumawe Akhirnya Tunda Imunisasi MR
Pelaksanaan Imunisasi perdana di SDN 12 Banda Sakti Kota Lhokseumawe, Rabu (1/8). Foto: Sarina

LHOKSEUMAWE – Pemerintah Kota Lhokseumawe melalui dinas kesehetan kota setempat, akhirnya menunda pelaksanaan Imunisasi Meales Rubella (MR). Vaksinasi yang direncanakan terhadap 59.966 anak di Lhokseumawe itu ditunda sesuai dengan putusan Kementrian Kesehatan dan kesepakatan dengan Majelis Permasyarakatan Ulama (MPU) kota itu.

“Kami tunda dulu sampai ada keputusan dan petunjuk yang resmi dari MUI kalau MR itu benar-benar boleh digunakan (halal). Dan kemarin kita juga sudah duduk musyawarah dengan ketua MPU, al hasil kita tunda dulu pelaksanaan imunisasi itu di Kota Lhokseumawe,” kata Wakil Wali Kota Lhokseumawe, Yusuf Muhammad kepada AJNN, Selasa (7/8).

Yusuf menambahkan, penundaan itu bukan hanya di peruntukkan untuk anak-anak muslim, namun untuk anak-anak non muslim yang ada di kota tersebut juga tidak di imunisasi MR sementara waktu, hingga ada petunjuk kembali dari MUI. Terkecuali sambungnya, jika memang sudah mudharat atau sudah sangat diperlukan.

“Kami tidak membedakan muslim dan anak non muslim, semua anak yang tinggal di Kota Lhokseumawe, kita tunda lakukan imunisasi MR,” ungkapnya.

Baca: Anggota DPRK Aceh Utara: Jangan Tergopoh-gopoh saat Terima Perintah

Sebelumnya, pemerintah kota setempat telah melaksanakan kampanye imunisasi Meales Rubella (MR) di Sekolah SD Negeri 12 Banda Sakti, kota tersebut. Padahal, imunisasi tersebut belum mendapatkan lebel halal dari Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Wali Kota Lhokseumawe, Suaidi Yahya saat itu mengatakan, pihaknya hanya mengikuti perintah dan arahan dari pemerintah pusat. Dalam hal ini, Pemko Lhokseumawe juga belum bisa memastikan kalau obat dari imunisasi tersebut halal atau haram, pihaknya hanya mengikuti petunjuk dari pimpinan pusat.

“Karena dalam agama pun menunjukkan harus patuh kepada pemimpin, kalau memang itu salah berarti hal tersebut tanggungjawab pemimpin,” kata Suaidi saat ditemui AJNN, setelah acara suntik imunisasi MR, Rabu (1/8).

Komentar

Loading...