Unduh Aplikasi

Pemkab Pijay Bantu Korban Gempa dan Masyarakat Aceh di Lombok

Pemkab Pijay Bantu Korban Gempa dan Masyarakat Aceh di Lombok
Bupati dan Wakil Bupati Pidie Jaya, Aiyub Abbas dan Said Mulyadi menyerahkan bantuan kepada masyarakat Aceh yang menjadi korban gempa Lombok. Foto: ist

PIDIE JAYA - Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya menyalurkan bantun sebesar Rp 1 miliar untuk korban gempa Lombok, Propinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), bantuan tersebut diperuntukkan untuk pembangunan satu unit mushalla di Kabupaten Lombok Utara. Selain bantuan tersebut, Pemerintah Pidie Jaya juga menyerahkan bantuan tunai kepada masyarakat Aceh yang turut menjadi korban gempa di provinsi NTB tersebut.

Bantuan dalam bentuk cek sebesar Rp 100 juta untuk 85 kepala keluarga (KK) itu diserahkan langsung oleh Bupati Pidie Jaya, Aiyub Abbas, dan Wakil Bupati, Said Mulyadi yang diterima oleh perwakilan masyarakat Aceh NTB di Posko gempa Taman Iskandar Muda (TIM), Perumahan Tanjung Karang Permai, Mataram, Kamis Malam (30/8).

“Sebelum menyerahkan bantuan untuk masyarakat Aceh yang ada di NTB yang terdampak gempa tersebut, Bupati dan Wabup Pidie Jaya berserta rombongan melakukan pertemuan singkat dengan sejumlah masyarakat Aceh itu. Bupati dan wabup mendengarkan cerita tentang peristiwa gempa yang terjadi pertama di Lombok pada tanggal 29 Juli 2018. Begitupun mengenai keseharian masyarakat Aceh di sana yang terus menjalin silaturrahmi antar sesama untuk memupuk kekompakan” kata Kasubag Humas Pemkab Pidie Jaya, Riza Andika kepada AJNN, Sabtu (1/9).

Riza Andika menjelaskan, Bupati Pidie Jaya, Aiyub Abbas dalam kesempatan itu mengatakan bantuan dari Pemkab Pidie Jaya sebesar Rp 100 juta untuk 85 KK masyatakat Aceh di NTB. Bantuan tersebut terpisah dari bantuan untuk pembangunan satu unit mushalla di Kabupaten Lombok Utara, dan diserahkan langsung ke perwakilan masyarakat Aceh untuk dapat disalurkan ke setiap keluarga yang berjumlah sebanyak 85 KK.

"Setiap KK untuk dapat disalurkan sebesar Rp 1 juta. Sisanya sebesar Rp 15 juta dapat dipergunakan untuk kepentingan silaturrahmi masyarakat Aceh di NTB," kata bupati saat itu.

Wakil Bupati Pijay dalam kesempatan yang sama menuturkan keprihatinannya atas musibah gempa yang menimpa masyarakat Lombok, NTB. Demikian halnya keprihatinan juga tehadap masyarakat Aceh yang sudah lama menetap di daerah itu.

Dikatakan Said Mulyadi, pihaknya sudah bertemu langsung dan menyampaikan kepada Bupati Lombok Utara Najmul Ahlyar, untuk membangun satu unit mushala di daerah yang terparah terdampak gempa. Dalam kesempatan pertemuan yang penuh dengan kekeluargaan itu, rombongan Pemkab Pidie Jaya juga ikut bertemu dengan Gubernur NTB, DR H TGB Muhammad Zainul Majdi.

"Kami juga sudah melakukan peninjuan lapangan di sejumlah titik. Dan memang dampaknya cukup parah, lebih parah dari gempa di daerah kita Pidie Jaya beberapa waktu lalu," sebut Said Mulyadi.

Kata Wabup, atas musibah gempa yang terjadi di Lombok, Pemkab dan masyarakat Pidie Jaya sangat ingin memberirkan suport dukung moril serta materil kepada korban. Hal itu dilakukan sebagai bentuk ikut merasakan apa yang diraskan oleh masyatakat Lombok, karena Pidie Jaya pernah merasakan hal yang sama.

"Kami ingin membantu semua pihak, khususnya masyarakat aceh yang ada di Lombok, di NTB secara umum. Seperti yang disampaikan bapak bupati, bantuan untuk masyarakat Aceh di NTB sebesar Rp 100 juta adalah berbeda dengan bantuan Pembangunan satu unit mushalla yang harus melalui pemerintah daerah," tukas Said Mulyadi.

Komentar

Loading...