Pemkab Aceh Utara Tetapkan Darurat Banjir, Ketinggian Air Capai 1,5 Meter

Pemkab Aceh Utara Tetapkan Darurat Banjir, Ketinggian Air Capai 1,5 Meter
Mapolsek Lhoksukon terendam banjir. Foto: Ist

ACEH UTARA - Ibu Kota Aceh Utara, Lhoksukon, juga terimbas banjir. Ketinggian air mencapai satu meter. Akibatnya aktivitas warga pun lumpuh.

Dari informasi yang dihimpun AJNN, banjir melanda Ibu Kota Kabupaten Aceh Utara sejak dini hari. Banjir terjadi akibat meluapnya Sungai Lhoksukon. Akibatnya, pemukiman penduduk, pertokoan, perkantoran dan fasilitas publik lainnya terendam banjir. Sejumlah ruas jalan juga sempat terendam.

"Air sungai meluap sejak semalam. Puncaknya tadi malam sekitar pukul 01.00 WIB air bah sudah membanjiri seluruh pusat kota," ujar Mustafa salah seorang warga Kampung Baru saat dikonfirmasi AJNN.

Titik terparah banjir terjadi di sejumlah gampong menuju Kecamatan Cot Girek. Seperti di kawasan Gampong Blang, Gampong Jok dan Cibrek. Ketinggian air 80 centimeter. Bahkan di beberapa titik mencapai 1,5 meter.

"Kami sudah lakukan evakuasi dan monitoring kondisi banjir sejak semalam. Hari ini kami lakukan tanggap darurat bersama sejumlah tim gabungan," kata Kapolres Aceh Utara AKBP Untung Sangaji saat dihubungi AJNN.

Selain pemukiman, banjir juga merendam Kampung Baru, dan Lingkungan Kota Lhoksukon. Mapolsek, fasilitas pendidikan dan sejumlah instansi lainnya juga terendam. Ruas jalan lintas Banda Aceh-Medan juga sempat tergenang air sebelum merendam pusat pasar, masjid agung, dan sejumlah toko dan pasar Kota Lhoksukon yang mengakibatkan aktivitas warga sempat lumpuh.

Sementara itu, Bupati Aceh Utara, Muhammad Thaib alias Cek Mad mengatakan banjir kali ini termasuk yang terparah sejak 2014 lalu.

"Kami sudah tetapkan darurat banjir, apalagi dari laporan yang saya terima, banjir sudah meluas hingga di 19 kecamatan," ujar Cek Mad.

Pihaknya juga memastikan untuk tanggap darurat sudah dilakukan. Termasuk memastikan logistik bahan makanan bagi warga yang mengungsi.

"Untuk tanggap darurat seperti suplay bahan makanan sudah disalurkan dan masih mencukupi untuk tiga hari kedepan. Kami juga sudah laporkan perkembangan penanganan baniir kepada Gubernur dan Dinsos Aceh," ujarnya.

data-ad-format="auto">

Komentar

Loading...