Unduh Aplikasi

Pemkab Aceh Utara Abaikan Hukuman BKN untuk Dua PNS-nya

Pemkab Aceh Utara Abaikan Hukuman BKN untuk Dua PNS-nya
Ilustrasi. Foto: Net

ACEH UTARA – Dua Pegawai Negeri Sipil (PNS) Pemerintah Kabupaten Aceh Utara dijatuhi hukuman disiplin terberat oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN). Namun pemkab setempat hingga kini tidak menerapkan hukuman tersebut kepada keduanya.

Hukuman disiplin terberat yang dijatuhkan oleh BKN kepada pegawai yang bertugas di Rumah Sakit Umum Cut Meutia Y dan DPRK Aceh Utara J itu, atas laporan NU (korban) yang tidak menerima suaminya J menikah siri dengan pegawai rumah sakit tersebut.

Kuasa Hukum NU, Armalia SH mengatakan, setiap PNS yang melanggar disiplin harus dijatuhi hukuman terberat, di sini kliennya NU sudah melaporkan perbuatan yang merugikan dirinya kepada BKN, dan empat bulan lalu BKN sudah mengirimkan surat kepada Bupati Aceh Utara untuk menjatuhkan hukuman disiplin terberat kepada kedua PNS tersebut dalam jangka waktu tidak terlalu lama.

“Di sini yang perlu kita tanyakan, sudah empat bulan BKN menyurati Bupati, namun tidak juga Pemkab Aceh Utara menjatuhkan hukuman terberat kepada kedua PNS tersebut, saat saya konfirmasi kepada Bupati, katanya kasus itu ditangani langsung oleh DKPP setempat. Klien saya di sini sangat merasa dirugikan, karena pernikahan siri yang dilakukan itu tanpa sepengetahuannya dan tanpa izin,” ungkap Armalia.

Armalia menambahkan, dirinya sudah beberapa kali menghubungi DKPP terkait belum dijatuhkannya hukuman terhadap pegawai tersebut, namun berbagai alasan disampaikan oleh mereka diantaranya, Sekda berangkat Umroh, Sakit sehingga tidak bisa dijalankan, sekarang Sekda sudah sehat dan tak ada juga reaksi apapun dari pihak DKPP.

“Kita berharap, DKPP segera menjatuhkan hukuman terberat itu kepada keduanya, kalau tidak saya sebagai kuasa hukum NU akan melaporkan hal ini ke Kementrian. Karena disini kita saling menjaga, kalau kami laporkan hal ini ke pusat, maka pangkat kedua pegawai tersebut akan diturunkan, dan kami berikan waktu terakhir dalam bulan ini,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas DKPP yang dihubungi AJNN untuk mengkonfirmasi hal itu belum menjawab telepor selulernya, pesan WhatsApp juga tak kunjung dibaca.

Eliminasi Malaria

Komentar

Loading...