Unduh Aplikasi

Pemerintah Aceh Klaim Produktifitas Sapi Hasil IB Lebihi Target

Pemerintah Aceh Klaim Produktifitas Sapi Hasil IB Lebihi Target
Akmal Ibrahim memberikan kata sambutan dalam acara Bulan Bakti Peternakan di Aula Bappeda Abdya, Foto: Fakhrul Razi Anwir

ACEH BARAT DAYA - Pemerintah Provinsi Aceh mengklaim di tahun 2018, produktifitas ternak sapi hasil sistem kawin suntik atau inseminasi buatan (IB) mencapai 165 persen.

Hal tersebut diutarakan Kepala Dinas Peternakan Aceh, Rahmadi pada acara Bulan Bakti Peternakan di Aula Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), Kamis (13/6).

Menurut Rahmadi, capaian tersebut melebihi target yang telah ditetapkan. Pada tahun 2018, pihaknya menargetkan produksi ternak hasil inseminasi buatan ini sebanyak 35.900 ekor anak sapi (pedet). Diluar perkiraan, sapi yang dihasilkan mencapai 52.215 ekor (165 persen).

Pedet yang lahir pada 2018, sebanyak 25.368 ekor. Dengan harga jual satu ekor pedet sebesar Rp 5 juta, maka pendapatan petani pada tahun itu mencapai Rp 126,8 miliar. Ia juga mengatakan bahwa pada tahun 2018 pihaknya juga meraih peringkat ke -3 dalam pelaksanaan IB tingkat nasional.

"Itu dengan perkiraan harga rata-rata pedet pada kisaran 5 juta per ekor," ungkap Rahmadi.

Sementara itu, anggaran yang di kucurkan untuk kegiatan tersebut mencapai Rp 21 Miliar bersumber dari APBN, APBA dan APBK tahun 2018.

Lebih lanjut kata Rahmadi, saat ini animo masyarakat dan petani ternak di Aceh dalam partisipasi expo hasil perternakan trendnya terus meningkat dari tahun ke tahun. Pihaknya berharap peningkatan tersebut harus dipertahankan.

Dalam waktu dekat, pihaknya akan melaksanakan perayaan bulan bakti peternakan. Dalam acara tersebut juga diadakan sejumlah perlombaan seperti perlombaan sapi aceh, sapi IB, kerbau, kuda, lomba burung berkicau dan lomba kelompok petani ternak berprestasi.

Kegiatan itu dilaksanakan pada tanggal 11 sampai dengan 14 Juli 2019 di lapangan bola kaki Desa Pulau Kayu, Kecamatan Susoh, Abdya. Tujuannya untuk sebagai sarana petani ternak yang berprestasi untuk memperlihatkan hasil ternaknya serta memperkenalkan sumber daya genetik ternak lokal dan memacu semangat pertenakan.

"Acara ini nantinya akan diikuti seluruh kabupaten kota di Aceh yang membidangi peternakan dan kesehatan hewan," ungkapnya.

Dalam kata sambutannya, Bupati Abdya, Akmal Ibrahim mengatakan peternakan dan pertanian menjadi salah satu prioritas pemerintahannya. Hal itu disebabkan, kedua sektor ini menjanjikan penghasilan yang real.

"Dengan berternak kita bisa bersedekah dengan niat karna Alah. Itulah sedekah jabatan kita," kata Akmal.

Eliminasi Malaria

Komentar

Loading...