Unduh Aplikasi

Pembunuh Bidan di Pidie Dituntut Hukuman Mati

Pembunuh Bidan di Pidie Dituntut Hukuman Mati
Terdakwa ketika tiba di Kejari Pidie untuk mengikuti persidangan. Foto: Salman

PIDIE - Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Pidie menuntut hukuman mati terhadap terdakwa Hamdani (46) atas perkara pembunuhan istrinya bidan Nursiah (42).

Pembacaan tuntutan tersebut, dibacakan oleh dua anggota JPU Kejari Pidie, Yudha SH, Aulia SH dan Kacabjari Lamlo, Dahnir SH dalam sidang lanjutan perkara pembunuhan Nursiah di Pengadilan Negeri (PN) Sigli, Senin (9/4).

Dalam persidangan tersebut, JPU Kejari Pidie mengatakan bahwa terdakwa Hamdami terbukti secara sah dan meyakinkan menurut hukum melakukan tindak pidana pembunuhan terhadap Nursiah dengan sengaja dan merampas harta benda.

Terkdawa terbukti melanggar pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana dan pasal 365 pencurian dengan kekerasan.

Baca: Kasus Pembunuhan Bidan di Pidie Disidangkan

"Tuntutan kepada majelis hakim yang mengadili perkara ini agar menjatuhkan hukuman terhadap terdakwa Hamdani dengan pidana mati," kata anggota JPU Kejari Pidie Yudha SH dalam persidangan saat pembacaan tuntutan.

Sidang lanjutan dengan agenda pembacaan tuntutan, dipimpin oleh ketua Majelis Hakim, Budi Sunanda MH. MH dan dua hakim anggota Zainal Hasan SH. MH, Samsul Maidi SH.

Sementara Kuasa hukum terdakwa, Sanusi Hamzah yang hadir ruang sidang menyampaikan secara lisan kepada majelis hakim meminta keringanan hukuman sebagaimana yang dituntut JPU Kejari Pidie dengan hukuman mati.

"Selama dalam persidangan, kliennya jujur dengan mengakui perbuatannya. Disamping itu dia sangat menyesali atas perbuatan yang dilakukannya, jadi saya minta keringanan hukuman dari hukuman mati," kata Sanusi.

Setelah mendengar peryataan pembelaan dari kuasa hukum terdakwa, selanjutnya majelis hakim menanyakan tanggapan dari anggota JPU, namun JPU tetap pada tuntutan hukuman mati terhadap terdakwa.

"Kami akan bermusyawarah dulu dengan hakim anggota, maka jadwal persidangan akan kembali dilanjutkan dua pekan mendatang," kata Ketua Majelis Hakim Budi Sunanda dalam ruang sidang.

Sebagaiman diketahui, kasus pembunuhan terhadap bidan Nursiah yang dilakukan Hamdani di Gampong Beulangong Basah, Kecamatan Mutiara Timur, Pidie pada Agustus 2017 lalu.

Ibadah Haji 1439H

Komentar

Loading...