Pembangunan Pabrik Semen di Pidie Dihentikan

Pembangunan Pabrik Semen di Pidie Dihentikan
Surat penundaan pembangunan proyek pembangunan semen Indonesia Aceh. Foto: Dok AJNN

BANDA ACEH - PT Semen Indonesia menghentikan sementara proyek pembangunan Pabrik Semen Indonesia Aceh yang akan dibangun di Pidie.

Pemberhentian itu sesuai dengan surat pemberitahuan yang dikirimkan PT Semen Indonesia kepada Pengurus Forum Musyawarah Gampong (FMG) Kemukiman Laweung-Kecamatan Muara Tiga.

Dalam surat itu dijelaskan bahwa sesuai dengan surat rekomendasi yang disampaikan oleh panitia pelaksana duek pakat untuk penyamaan persepsi FMG antar gampong Kemukiman Laweung, Kecamatan Muara Tiga tahun 2017, tertanggal 30 September 2o17 tentang rekomendasi.

Sehingga sesuai dengan kebijakan dari pemegang saham PT Semen Indonesia (Persero), Tbk kepada PT Semen Indonesia Aceh terkait penundaan pembangunan proyek pembangunan pabrik semen di Aceh, maka kegiatan proyek tersebut dihentikan untuk waktu yang belum bisa ditentukan dengan alasan masih memerlukan waktu untuk menyelesaikan permasalah lahan.

Terkait dengan hal tersebut, sebagai salah satu konsekuensinya, bahwa program CSR yang selama ini sudah direncanakan juga mengalami penundaan terhitung sejak tanggal dikeluarkannya surat pemberitahuan ini.

Dalam surat itu beberapa hal keberadaan program CSR yang berhasil dibangun dan dijalankan bersama, yakni program CSR yang sudah dilaksanakan semoga dapat bermanfaat bagui masyarakat sebagai wujud kepedulian PT Semen Indonesia Aceh.

FMG yang sudah dibentuk dapat berkembang dan mampu membangun kebersamaan dan pelayanan terbaik bagi masyarakatnya ke depan dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan berperan dalam penyelesaian permasalahan yang dihadapi PT Semen Indonesia Aceh.

Terakhir dalam surat itu dituliskan program CSR yang sudah direncanakan ditunda realisasinya hingga adanya keputusan keberlanjutan proyek pembangunan pabrik semen di Aceh.

Surat dikeluarkan tanggal 10 Oktober 2017, bernomor 205/KRE.DIR/10.2017 yang diteken oleh Direktur Utama PT Semen Indonesia Aceh, Ir Bahar Syamsu, juga ditembuskan kepada PT Semen Indonesia (Persero), Tbk, Muspika Plus Kecamatan Muara Tiga.

Sementara itu, Direktur Utama PT Semen Indonesia Aceh, Ir Bahar Syamsu ketika dikonfirmasi AJNN membenarkan surat tersebut.

"Benar surat itu, dan pembangunan proyek dihentikan untuk sementara," kata Ir Bahar Syamsu kepada AJNN, Kamis (12/10).

data-ad-format="auto">

Komentar

Loading...