Unduh Aplikasi
WTP Pemerintah Aceh 2019

Pelamar CPNS di Pijay 4.377 Orang, Formasi Dokter Spesialis Tak Ada Peminat

Pelamar CPNS di Pijay 4.377 Orang, Formasi Dokter Spesialis Tak Ada Peminat
Ilustrasi. Foto: Net

PIDIE JAYA - Dari 241 formasi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang dibuka Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya, 20 formasi diantaranya kosong pelamar. Formasi yang tidak ada peminat sama sekali itu ialah formasi dokter spesialis untuk ditempatkan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) setempat.

Data yang diperoleh di laman sscn.bkn.go.id, formasi dokter spesialis yang dibutuhkan RSUD Pidie Jaya terdiri dari, dokter spesialis anak dua formasi, dokter spesialis mata dua formasi, dokter spesialis anestesi dua formasi, dokter spesialis penyakit kulit dan kelamin dua formasi, dokter spesialis urologi dua formasi, dokter spesialis bedah tulang satu formasi.

Kemudian dokter spesialis kandungan dua formasi, dokter spesialis telinga hidung, tenggorokan (THT) dua formasi, dokter spesialis radiologi dua formasi, dokter spesialis paru dua formasi dan dokter spesialis penyakit dalam satu formasi.

Kepala BKPSDM Pidie Jaya, Sulaiman Aji kepada wartawan, Rabu (17/10) mengatakan, untuk tenaga dokter spesialis sudah dua kali dilakukan rekrutmen CPNS. Namun, tenaga dokter spesialis selalu kosong peminat.

"Hingga ditutupnya masa pendaftaran, formasi dokter spesialis kosong pelamar. Sudah dua kali rekrutmen CPNS kosong pelamar pada formasi itu, pertama tahun 2014 dan yang kedua tahun ini," katanya.

Hingga batas pendaftaran ditutup, lanjutnya, jumlah pelamar CPNS di Kabupaten Pidie Jaya mencapai 4.377 orang. Sementara yang telah menyerahkan berkas pendaftaran fisik ke panitia lokal sejumlah 4.295 pelamar, dari jumlah tersebut, sebanyak 2.766 belum diverifikasi. juga terdapat pelamar yang berkasnya ditunda dverifikasi sebanyak 181 berkas.

"Yang telah diverifikasi dan dinyatakan lulus administrasi sebanyak 1.335 pelamar. Tidak memenuhi syarat 13 orang. Juga terdapat 181 berkas yang ditunda verifikasinya," jelas Sulaiman Aji. 

Eliminasi Malaria

Komentar

Loading...