Unduh Aplikasi

Pedagang Keluhkan Ayam Pedaging Langka di Aceh Barat

Pedagang Keluhkan Ayam Pedaging Langka di Aceh Barat
Kondisi pedagang ayam pedaging di Aceh Barat. Foto: AJNN.Net/Darmansyah Muda

ACEH BARAT - Sejak tiga hari terakhir, jenis ayam pedaging menghilang di Kabupaten Aceh Barat. Akibatnya para pedagang ayam pedaging mengalami kerugian lantaran tidak bisa berjualan.

Pantauan AJNN beberapa lokasi pasar ayam tidak terlihat adanya aktivitas jual beli ayam pedaging, seperti di pasar pagi Meulaboh yang berada di Desa Ujong Baroh Kecamatan, Johan Pahlawan, kemudian di Komplek Pasar Bina Usaha (KPBU) Meulaboh yang berada di Desa Ujong Kalak.

Kedua lokasi itu tidak terlihat adanya ayam pedaging, kecuali pedagang ayam kampung, broiler dan bebek, namun itupun tidak banyak.

Said (50), salah seorang pedagang ayam pedaging mengaku tidak menerima pasokan ayam sejak tiga hari terakhir, lantaran ditingkat peternak dari informasi yang diperolehnya tidak ada ayam.

"Biasanya ayam didatangkan dari Banda Aceh, ini sudah tiga hari terakhir tidak ada pasokan, kata pemasok saat ini tidak ada ayam ditingkat peternak," kata Said, Rabu (10/7).

Akibat tidak ada ayam pedaging, Said terpaksa menjual jenis ayam broiler atau petelur guna menjaga omzetnya, akan tetapi untuk ayam broiler kurang diminati meski harganya dijual lebih murah dibandingkan ayam pedaging.

Sebelumnya menghilangnya ayam pedaging di pasar, kata dia, untuk harga ayam tersebut memang mengalami peningkatan bahkan usai lebaran untuk berat 1 kilogram dijual seharga Rp 60 ribu.

"Saat ini harga ayam pedaging memang mahal kami jual sampai Rp 60 ribu per kilogram, itu pun tidak cukup barang. Sekarang malah menghilang," ungkapnya.

Dikatakan Said, tidak adanya ayam pedaging membuat para pembeli kecewa, karena tidak bisa memenuhi kebutuhan menu makanan seperti warung, pedagang bakso, maupun yang melaksanakan hajatan atau pesta dan kenduri.

Komentar

Loading...