Unduh Aplikasi

Patgulipat di Balohan Sabang

Patgulipat di Balohan Sabang
ilustrasi: Teachers Pay Teachers

BELUM apa-apa, kabar miring sudah terdengar dari Badan Pengusahaan Kawasan Sabang. Dalam sebuah tender proyek Pembangunan dan Revitalisasi Pelabuhan Penyeberangan Balohan (MYC), muncul sejumlah dugaan permainan untuk memenangkan salah satu perusahaan.

Proyek ini memang lumayan gede nilainya. Total anggaran Rp 221 miliar. Sumber dananya berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara. Pemenangnya adalah PT Cemerlang Samudra Kontrindo. Mereka diumumkan sebagai pemenang pada 15 Mei 2018.

Perusahaan ini, 20 April 2018, menandatangani nota kesepahaman dengan PT Haffi Dwi Karisma. Haffi adalah perusahaan swasta nasional yang bergerak di bidang jasa konstruksi. Perusahaan ini memiliki keahlian dan pengalaman dalam bidang struktur baja dan instalasi mekanikal dan elektrikal.

Ikatan subkontrak baru bisa dilakukan setelah pemenang tendernya diumumkan atau dengan terlebih dahulu harus mendapat persetujuan PPK. Dan jika skenario terakhir digunakan, maka muncul indikasi proyek ini memang diarahkan untuk dimenangkan oleh CSK.

Kerja sama antara CSK dengan HDK seharusnya tidak dilakukan sampai perusahaan pertama benar-benar dinyatakan sebagai pelaksana proyek.

Yang terjadi adalah: kerja sama sudah dilakukan satu bulan sebelum pemenang tender diumumkan. Kerja sama antara kedua perusahaan ini jelas menunjukkan ada dugaan patgulipat di Pelabuhan Balohan Sabang.

Kuat dugaan, sejak awal, BPKS telah mengetahui siapa yang mengerjakan Pembangunan dan Revitalisasi Pelabuhan Penyeberangan Balohan ini. Ruslan Abdul Gani, bekas Kepala BPKS, dijrat Komisi Pemberantasan Korupsi atas skenario yang mirip. Tentu kita tak berharap, kejadian ini terulang untuk kedua kalinya. 

Komentar

Loading...