Unduh Aplikasi

Partai Demokrat tidak setuju dan menolak kenaikan harga elpiji 12 kilogram oleh Pertamina karena dengan kenaikan harga elpiji ini

Partai Demokrat tolak kenaikan elpiji

SEKRETARIS Jenderal Partai Demokrat Edhie Baskoro Yudhoyono menegaskan partainya menolak kenaikan harga elpiji 12 kilogram oleh Pertamina. Demokrat meminta pemerintah mengambil kebijakan peninjauan harga elpiji.

"Partai Demokrat tidak setuju dan menolak kenaikan harga elpiji 12 kilogram oleh Pertamina karena dengan kenaikan harga elpiji ini, apalagi kenaikan harga lebih dari 60 persen akan menimbulkan inflasi ataupun kenaikan harga yang akhirnya akan membebani rakyat kita," terang Ibas Sabtu (4/1/2013).

Dia khawatir jika harga elpiji 12 kg akan memberikan dampak lonjakan kenaikan harga kebutuhan pokok lainnya. "Kita ketahui bahwa dengan kenaikan BBM tahun lalu, inflasi atau harga-harga kebutuhan pokok ikut naik meskipun saat itu pemerintah bisa menstabilkan lonjakan harga dengan segera. Kondisi seperti ini jangan sampai terulang lagi dan jangan ada kebijakan apapun yang justru bisa memicu kenaikan harga kebutuhan pokok," tambahnya

Karena itu Partai Demokrat mendesak pemerintah untuk segera mengambil tindakan agar kenaikan harga elpiji 12 kilogram oleh Pertamina ditinjau kembali.

"Harus diadakan perubahan seperlunya dan kuncinya adalah ekonomi stabil, stabilitas harga harus terus terjaga dan tidak membebani rakyat," tegas Ibas.

Ibas menyebut Pertamina secara sepihak menaikan harga tanpa lebih dulu berkonsultasi. "Ini kebijakan korporat (Pertamina) dan kami yakin rencana kenaikan harga elpiji ini tidak dilaporkan kepada Presiden," katanya.

| DETIK

Komentar

Loading...