Unduh Aplikasi

Panwaslu Lhokseumawe Minta Parpol Tertibkan Alat Peraga Kampanye

Panwaslu Lhokseumawe Minta Parpol Tertibkan Alat Peraga Kampanye
Ilustrasi bendera parpol peserta pemilu. Foto: Net

LHOKSEUMAWE – Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kota Lhokseumawe kembali menyurati partai politik (Parpol) peserta Pemilu 2019 supaya menertibkan alat-alat peraga yang sudah terlanjur dipasang.

Sesuai dengan PKPU nomor 5 tahun 2018 tentang Perubahan atas PKPU nomor 7 tahun 2017 tentang tahapan, program, dan jadwal penyelenggaraan Pemilu tahun 2019, masa kampanye baru dimulai 23 September 2018 yaitu tiga hari pasca penetapan DCT (daftar calon tetap) peserta pemilu tahun 2019.

Ketua Panwaslu Kota Lhokseumawe, Teuku Zulakarnaen mengatakan, kemarin (Senin) pihaknya kembali mengadakan rapat koordinasi untuk penertiban alat peraga kampanye tersebut, dan kembali menyurati partai politik tersebut untuk kedua kali, hal itu sebagai salah satu upaya pencegahan supaya alat peraga tidak dipasang sebelum tiba pada waktunya.

“Sebagian sudah menurunkan, namun masih ada yang belum menurunkan bahkan ada alat peraga kampanye yang baru bermunculan. Menyikapi hal tersebut, kita selaku Panwaslu Kota Lhokseumawe mengundang perwakilan pengurus dari setiap Parpol, Kepala Satpol-PP, Polres Lhokseumawe, Kesbangpol, dan KIP kota Lhokseumawe untuk melakukan rapat koordinasi tersebut,” katanya kepada AJNN, Selasa (15/5).

Sambungnya, pasca penetapan partai politik peserta pemilu 2019, ada tenggang waktu sampai menjelang akhir September dimana Parpol tidak dibenarkan untuk berkampanye, melainkan sosialisasi melalui pemasangan bendera parpol dan nomor urut, serta pertemuan terbatas dengan dengan memberitahukan kepada Panwaslu dan KIP paling lama satu hari sebelum hari H.

“Rapat ini diakhiri dengan penandatanganan nota kesepakatan bersama antara Panwaslu Kota Lhokseumawe dan parpol peserta pemilu tahun 2019 mengenai batas penertiban yang harus dilakukan oleh parpol sampai tgl 18 Mei 2019 yang disaksikan oleh Kepala Satpol PP, Kesbangpol, Polres Lhokseumawe, dan KIP kota lhokseumawe,” ungkapnya.

Komentar

Loading...