Unduh Aplikasi

Panglima Laot Aceh Barat Imbau Nelayan Tak Melaut di Hari Pencoblosan

Panglima Laot Aceh Barat Imbau Nelayan Tak Melaut di Hari Pencoblosan
Ilustrasi. Foto: Net

ACEH BARAT - Panglima Laot Kabupaten Aceh Barat, Amiruddin, menghimbau kepada nelayan di kabupaten setempat untuk tidak melaut pada 17 April 2019 atau dihari pencoblosan sebelum menggunakan hak pilihnya.

Menurut Amiruddin secara aturan adat laut selama ini memang tidak ada larangan untuk tidak melaut sebelum mencoblos seperti aturan yang mengatur larangan melaut saat memperingati hari raya Idul Fitri, Idul Adha, peringatan hari kemerdekaan 17 Agustus, serta peringatan gempa dan tsunami Aceh.

Namun kata dia, menggunakan hak pilih pada Pemilu dengan datang ke Tempat Pengumutan Suara (TPS) juga merupakan bagian terpenting bagi para nelayan, dalam menentukan nasib melalui pesta demokrasi yang berlangsung lima tahunan tersebut.

“Kita harapkan besok (Rabu,17 April) semua nelayan menggunakan hak pilihnya dengan datang ke TPS untuk memilih terhadap capres dan caleg sesuai dengan hati nurani,” kata Amiruddin.

Dikatakannya, selama ini memang tidak ada aturan yang dilanggar jika lebih memilih melaut sebelum melakukan pencoblosan, namun sebutnya alangkah baiknya jika pada hari pencoblosan tersebut mendampingi keluarga mengikuti pemilu dan menggunakan hak pilih.

Menurut Amiruddin, di Kabupaten Aceh Barat hampir rata-rata penduduknya merupakan nelayan lantaran berada di daerah pesisir, dan jika para nelayan tersebut tidak memanfaatkan hak pilihnya maka akan banyak suara yang hilang.

“Nelayan daerah kita telah mengetahui hari pemungutan suara, hanya persoalan kemauan dan kesadaran nelayan itu sendiri agar tidak masuk golongan putih (golput) karena satu suara sangat berharga menentukan bangsa Indonesia ke depan,” ungkapnya.

Disebutkannya, selama ini dalam melaut nelayan daerah setempat memiliki jadwal dengan bilangan hari yang berbeda - beda, ada yang melaut hanya satu hari, yakni pergi pagi pulang siang, ada pula nelayan yang melaut sampai tujuh hingga 15 hari di laut.

Nelayan yang mungkin saat ini berada di laut tengah mencari rezeki akan pulang untuk mengikuti pemilihan, kemudian nelayan yang belum melaut diminta mengigat bahwa pada Rabu 17 April 2019, semua rakyat Indonesia akan memilih.

Sabang Marine 2019

Komentar

Loading...