Insentif PKB - BPKA 2019
Unduh Aplikasi

Paket Pengadaan Pekerja di PAG Umumnya Dimenangkan Kontraktor Lokal

Paket Pengadaan Pekerja di PAG Umumnya Dimenangkan Kontraktor Lokal
Penyerahkan berita kontrak kerjasama terkait Pengadaan Tenaga Kerja Jasa Penunjang di PT Perta Arun Gas, Kamis (10/1) siang. Foto: AJNN.Net/Safrizal

LHOKSEUMAWE - PT Perta Arun Gas menyerahkan berita kontrak kerjasama terkait Pengadaan Tenaga Kerja Jasa Penunjang (TKJP) untuk periode 2019 di Gardenia Guest House, Komplek PAG Plant site, Lhokseumawe, Kamis (10/1) siang.

Presiden Director PT Perta Arun Gas, Arif Widodo mengatakan pada proses pelelangan, ada 73 perusahaan yang mendaftar dengan berkas 726 dokumen. Namun dari 73 perusahaan yang mendaftar setelah dilakukan serangkain seleksi dan pemeriksaan berkas, hannya 18 perusahaan yang lulus dengan 138 dokumen.

"11 rekanan kontraktor yang telah lolos sebagai pemenang mengikuti proses serah terima dan penandatanganan di PAG," ujar Arif Wibowo kepada AJNN.

Arif menambahkan, adapun perusahaan kontraktor pemenang dalam proses pelelangan umumnya didominasi perusahaan lokal di antaranya adalah, PT Marajasa, PT Kana Harapan Jaya, PT Tama Niaga, PT Ganis Mandiri, PT Arun Jaya, PT Mutiara Desa, PT Palma Nafindo Pratama, PT Kaku Cie Matsu, PT Arifa Sentosa, PT Aneka Karya Barusa, serta PT Pertamina Training & Consulting.

"Dari sejumlah perusahaan tersebut, secara keseluruhan pekerja TKJP yang berada di bawah tanggung jawab perusahaan tersebut berjumlah kurang lebih 530 para pekerja," jelasnya.

Ia mengungkapkan kalau pihaknya telah memilih lima perusahaan PJP terbaik setelah dilakukan serangkain seleksi berdasarkan pemenuhan kewajiban terhadap TKJP. Lima perusahaan tersebut yakni KPN Bina Beurata, PT Pertamina Training & Consulting, PT Ganis Mandiri, PT Marajasa, dan PT Kana Harapan Jaya.

Arif menambahkan dalam proses pengadaan barang dan jasa, pihaknya telah menerapkan prinsip Tata Kelola Perusahaan (Good Corporate Governance) yang baik dan sesuai dengan prosedur dan aturan pertamina. Salah satunya dengan menerapkan Contractor Safety Management system (CSMS) yang merupakan salah satu persyaratan dalam proses prakualifikasi dokumen agar dapat lulus dalam mengikuti proses pelelangan.

"Tujuan kami buat itu untuk membina para kontraktor lokal agar dalam proses pengadaan barang dan jasa bisa profesional, efektif dan efisien serta menguntungkan kedua belah pihak. Dengan begitu akan membantu untuk mendorong terlaksananya pertumbuhan ekonomi Aceh, khususnya di Lhokseumawe," ungkapnya.

Dalam melakukan kegiatan usaha, kata Arif, pihaknya selalu mempertimbangkan dan menerapkan kearifan lokal guna ikut partisipasi dalam pembangunan Aceh, selain itu, PAG juga telah mengikutsertakan para kontraktor lokal dalam melaksanakan kegiatan usahanya dalam proses pengadaan barang dan jasa di perusahaan PAG.

"Proses pelelangan dilaksanakan secara transparan dan terbuka, hal ini dilakukan agar semua kontraktor lokal yang mempunyai kompetensi dan memenuhi persyaratan dapat ikut dalam proses pelelangan tersebut. Kepada para kontraktor yang sudah menjadi pemenang tender agar dapat menyediakan jasa sesuai dengan kesepakatan kontrak dan dapat bekerja sama dengan PAG sesuai harapan dan target secara berkesinambungan," ujarnya.

Khanduri Laot

Komentar

Loading...