Unduh Aplikasi

MPU Kota Lhokseumawe Belum Terima Salinan Fatwa Haram Game PUBG

MPU Kota Lhokseumawe Belum Terima Salinan Fatwa Haram Game PUBG
Ilustrasi. Foto: Net

LHOKSEUMAWE – Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Kota Lhokseumawe mengaku hingga kini belum menerima salinan fatwa haram permainan Player Unknown's Battlegrounds (PUBG) dari MPU Provinsi Aceh.

“Fatwa haram game PUBG hingga kini belum kami terima salinannya. Biasanya cepat atau lambat ada tembusannya, namun hingga kini kami belum terima,” kata Wakil Ketua II MPU Kota Lhokseumawe, Teungku Zulkifli Ibrahim kepada AJNN, Senin (24/6).

Baca: MPU Aceh Keluarkan Fatwa Haram Main Game PUBG

Tengku ZUlkifli mengetahui kalau game tersebut dan sejenisnya diharamkan melalui media, menurut informasi di Sigli juga akan ditindak. Tapi, itupun belum ada rincian dari Provinsi Aceh.

“Karena itu kami tidak bisa memberi penjelasan sedetilnya, soalnya salinan fatwanya belum ada, hanya sebatas kami ketahui melalui media saja,” ungkapnya.

Sambungnya, jika memang benar itu fatwa MPU, pihaknya selaku MPU daerah tetap mendukung. Dan jika memang ada pelanggaran yang dilakukan oleh remaja, itu kembali lagi ke Pemerintahan sanksi apa yang akan di lakukan.

“Kalau kita lihat sisi haramnya, bisa jadi karena sangat menentang dengan syariat islam. Kalau Aceh sudah mengharamkannya pasti ada pelanggaran syariat tersebut. Untuk tindakan di Lhokseumawe tidak kita lakukan dulu, karena masih kita tunggu salinan fatwa tersebut. Setelah itu sampai baru kita koordinasi dengan Dinas Syariat Islam Lhokseumawe,” pungkasnya.

Pemerintah Aceh - Pelantikan Dewan Pengurus Kadin

Komentar

Loading...