Unduh Aplikasi

MPU Keluarkan Fatwa Haram, Turnamen PUBG Bakal Digelar di Pidie

MPU Keluarkan Fatwa Haram, Turnamen PUBG Bakal Digelar di Pidie
Ilustrasi. Foto: Net

PIDIE - Turnamen PlayerUnknown's Battleground atau biasa disebut PUBG bakal digelar pada 6-7 Juli 2019 di salah satu warung di Terminal Terpadu Kota Sigli, Kabupaten Pidie.

Panitia turnamen PUBG Pidie, Khalid Munandar dikonfiramsi wartawan Kamis (20/6) mengatakan, saat ini masih malakukan sejumlah persiapan untuk melaksanakan turnamen seperti penerimaan pendaftaran dan termasuk pengurusan izin keramaian kepada pihak kepolisian.

"Yang telah mendaftar sekarang ini sudah ada 40 tim. Di mana dalam satu tim tersebut terdiri empat orang,” kata Khalid.

Baca: MPU Aceh Keluarkan Fatwa Haram Main Game PUBG

Permainan PUBG di Kabupaten Pidie saat ini masih terus dimainkan kalangan kaum melenial, sementara untuk turnamen PUPG kali ini dengan hadiah mencapai Rp 20 juta.

Saat ini ditanyakan mengenai fatwa Majelis Permusyarawatan Ulama (MPU) Aceh yang mengharamkan bermain PUPG atau sejenisnya. Menurut Khalid Munandar, MPU melakukan koordinasi dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan MUI yang mengeluarkan rekomendasi untuk disampaikan kepada presiden sebagai kepala negara untuk diputuskan.

"Negara lain seperti India, kenapa dilarang karena dari pemerintah negaranya sendiri mengharamkan untuk memainkannya, sementara Aceh sebuah provinsi, jadi mana mungkin menyamakan provinsi dengan sebuah negara,” cetusnya.

Menurutnya, permainan PUBG masih dianggap positif disamping saling menjaga kekompakan dan untuk mengasah telenta dalam berkarya di zaman kecanggihan tekhnologi seperti sekarang. Dan ini terlepas dari fatwa MPU Aceh.

"Selama ini kita melihat tidak ada nampak negatif dari permainan PUPG di Aceh, khusunya di Pidie," katanya.

Pemerintah Aceh - Pelantikan Dewan Pengurus Kadin
HUT AJNN 6th - Inspektorat Aceh Jaya
HUT AJNN 6th - DPC Demokrat Aceh Jaya

Komentar

Loading...