Unduh Aplikasi

MPD sorot kinerja Pemerintahan Zikir

MPD sorot kinerja Pemerintahan Zikir
Demo zikir, Ilustrasi: Massa demo Pemerintah Aceh beberapa waktu lalu
BANDA ACEH-Masyarakat Pro Demokrasi (MPD) pertanyakan kinerja Zaini Abdullah dan Muzakir Manaf (Zikir) menjelang dua tahun memimpin Pemerintah Aceh.

Pemerintahan Zikir dinilai gagal menjalankan program-program yang selama ini dijanjikan kepada masyarakat. Permasalahan di masyarakat semakin kompleks dan tidak terjawab.



Koordinator MPD Firdaus  mengatakan kinerja pemerintah Zikir selama ini hanya fokus pada kepentingan dan agenda-agenda partai politik maupun kelompok tertentu. Sehingga kesejahteraan masyarakat terkesan diabaikan.

"Dua tahun ini kinerja Pemerintah Aceh sibuk mengurus agenda partai politik dan upaya pengesahan Qanun Wali Nanggroe serta Qanun Bendera dan Lambang, sementara pemasalahan yang paling mendasar dalam masyarakat terabaikan, seperti persoalan ekonomi, hukum dan HAM, dan pelayanan publik,"kata Firdaus.

Kata dia, salah satu permasalahan mendasar di antaranya soal kesehatan, pelayanan kesehatan di Aceh masih menyisakan banyak masalah seperti angka kematian bayi yang mencapai 100 jiwa perbulan, gizi buruk dan stuting pada anak sangat tinggi berdasarkan riset kesehatan dasar pada 2013 lalu.

Selain itu tambah Firdaus,  kasus pelanggaran HAM masa lalu belum selesai.  Meski keputusan penyelesaiannya sudah diatur melalui Qanun KKR. Namun upaya penyelesaiannya belum terlihat.

"Kondisi politik akhir-akhir ini sangat memprihatinkan dan implikasinya berupa kisruh politik sangat masif," katanya.

Merujuk dari hal itu, MPD menuntut pemerintah Aceh segera melakukan reformasi dan menjalankan prinsip good governance untuk arah pembangunan Aceh ke depan.

"Pemerintah mesti berkomitmen untuk menyelesaikan permasalahan melalui penguatan ekonomi dan reintefrasi sosial di tingkat dasar serta pemenuhan hak korban," katanya.

NAZAR SP

Komentar

Loading...