Unduh Aplikasi

INTERMESO

Monyet

Monyet
University of Rochester

BINATANG yang satu ini memang menggemaskan. Dalam perjalanan melewati kawasan Saree, Aceh Besar, misalnya, binatang ini banyak berkeliaran di pinggir jalan. Binatang ini menunggu makanan yang diberikan oleh pelintas.

Hewan ini pun cukup mudah berkembang biak. Seekor monyet betina hanya butuh lima bulan lebih untuk mengandung. Setelah satu tahun lebih, si betina dapat melahirkan kembali.

Makanan binatang ini, baik yang berekor panjang atau berekor pendek, juga mudah didapati. Monyet menyukai buah-buahan atau daun muda. Di kawasan pantai, monyet juga menjadikan kepiting sebagai santapan.

Monyet memang cepat beradaptasi. Karena lebih mudah mendapatkan makanan di pinggir jalan, muncullah kebiasaan baru di kalangan monyet. Mereka tak lagi bergerilya di hutan. Cukup menunggu di pinggir jalan, makan pun datang.

“Tapi kau jangan mudah percaya monyet. Mereka memang punya wajah memelas. Tapi tetap saja monyet itu tak segan merampas apapun yang menarik perhatiannya. Kalau kau lama meneliti monyet, akan jelas perilaku monyet yang memang tak bisa dipelihara,” kata Bang Awee.

Monyet, kata Bang Awee, adalah hewan yang tak punya urat kapok. Saat diusir dengan senjata, kata Bang Awee, suara letusan itu hanya menimbulkan rasa takut sebentar. Sekejap kemudian, kawanan monyet akan kembali menyerang tempat yang menyediakan makanan bagi mereka.

Rasa takut, atau sakit yang dirasakan monyet hanya dirasakan sebentar. Monyet akan segera beraksi dan mengganggu saat rasa sakti dan takut itu hilang. Bahkan meski sakit itu akibat patah tangan atau kaki.

Berbeda dengan babi atau anjing. Dua binatang ini mengenali memiliki kemampuan menyimpan rasa sakit. Meski mungkin lebih menyakitkan saat seseorang disebut anjing atau babi. “Tapi ketahuilah, saat kalian dicerca dengan sebutan monyet, itu adalah sebutan paling buruk,” kata Bang Awee.

Komentar

Loading...