Unduh Aplikasi

Mesin Rusak dan Bocor, Kapal Motor Diwangga Karam di Perairan Krueng Geukuh

Mesin Rusak dan Bocor, Kapal Motor Diwangga Karam di Perairan Krueng Geukuh
Proses evakuasi kapal KM Diwangga yang tenggelam di perairan Krueng Geukuh. Foto: Ist

LHOKSEUMAWE – Satu unit Kapal Moto (KM) pencari ikan bernama Diwangga tenggelam (karam) di perairan Krueng Geukuh, Kecamatan Dewantara, Kabupaten Aceh Utara. Penyebab tenggelamnya kapal berkapasitas 46 GT tersebut dikarena mengalami kebocoran dan kerusakan.

Humas Ksop Kelas IV KPLP Lhokseumawe Ibni Ibrahim mengatakan, kapal tersebut dinahkodai oleh Nazaruddin, sementara anak buah kapal (ABK) yang ada di kapal tersebut sebanyak 14 orang. Kapal itu mengalami kerusakan dan tenggelam dengan jarak koordinat 06 07 813 N dan 096 40 808 E lebih kurang 54 mil dari pelabuhan umum Kreung Geukueh.

“Menrut pengakuan dari nahkoda (kapten) KM Duwingga berangkat dari Idie Cut menuju laut (setelah dua bulan tidak melaut). Namun pada saat hari ke tiga berlayar di seputaran perairan Bireun, kapal mulai bocor dikarenakan ombak besar dan dilaksanakan penanggulangan dengan cara pengurasan air dengan menggunakan 3 buah pompa (1 buah pompa robin)," kata Ibni kepada AJNN, Rabu (30/1).

Lalu, kata Ibni, pada 21 Januari 2019, KM Adek Abang 2 yang merupakan Boat Jalur bertemu dengan KM Duwingga dan memberikan pasokan BBM guna pompa robin. Kemudian pada Senin (kemarin) mesin kapal dan semua pompa mati, dan tidak bisa di perbaiki (BBM Pompa robin habis).

Selanjutnya pada pada Selasa sekitar pukul 01.30 WIB, pada saat MV. Tenggara Explorer melaksanakan scouting di area survey, KM Diwangga tersebut sedang mengapung karena kerusakan mesin. Dan diketahui kapal dalam keadaan mesin rusak, pompa rusak, kapal mengalami kebocoran dan dibantu oleh KM. Adek Abang 2 GT 8.

“Setelah berjalan lebih kurang empat jam pada pkl 06.00 WIB, kapal mulai tenggelam dan menyisakan hanya haluan kapal dan pukat dengan kondisi mengapung. Selanjutnya TB. Mitra Anugrah 35 memindahkan sembilan orang ABK (enam orang ABK di KM. Adek Abang) dan kemudian melanjutkan perjalanan menuju Lhokseumawe," jelasnya.

Lanjutnya lagi, sekitar pukul 00.05 WIB dini hari tadi, dilakukan pengecekan awal terhadap dokumen kapal dan ABK. Dan ABK berjumlah 15 orang dalam keadaan sehat. Ke 15 awak kapal tersebut yakni, Nazaruddin (38) (Kapten, M.Iqbal (25), Asnawi (38), M. Imran (26), M.Hidayat (19), Safrizal (19), Rusli (45), Andreansyah (35), Junaidi (24) Arun (38), Juliadi (40), Hamdani (28), M.Yusuf (45), Saifudin (24) dan Rizki Wahyudi (19).

Pemerintah Aceh - Pelantikan Dewan Pengurus Kadin

Komentar

Loading...