Unduh Aplikasi

Meregang Nyawa di Lubang Tambang

Meregang Nyawa di Lubang Tambang
ilustrasi: anny cook

DUA dari tiga bocah yang mandi di Krueng Meureubo akhirnya ditemukan meninggal dunia. Mereka adalah warga Desa Suak Awe, Kecamatan Pante Ceureumen, Aceh Barat. Selasa sore lalu, ketiga bocah itu mandi di sungai dan tenggelam. Hanya seorang yang berhasil diselamatkan.

Pejabat berwenang menyebut kecelakaan itu disebabkan oleh bekas lubang galian c yang tersebar di sepanjang sungai itu. Lubang-lubang itu sulit dilihat kasat mata karena terhalang air keruh. Saat seseorang berdiri di alur dangkal, bukan tak mungkin hanya dalam jarak beberapa meter akan terperosok ke lantai sungai yang lebih dalam.

Praktik galian nonmineral ini tersebar di hampir seluruh sungai di Aceh. Semua izin usaha ini dikeluarkan pemerintah daerah, kabupaten atau kota. Banyak juga galian c yang beroperasi meski tanpa izin. Biasanya, model terakhir ini cukup dengan menyetorkan upeti ilegal karena dimiliki oleh aparatur negara.

Masalahnya, lubang galian itu banyak yang diabaikan. Tidak ditutup oleh penggali. Atau minimal dibuat tanda atawa pengaman agar orang lain tak terperosok ke dalamnya. Pihak yang mengeluarkan izin mengabaikan kewajiban mereka untuk mengontrol dan menindak para penggali yang membiarkan lubang tambang menganga.

Pemerintah seharusnya melindungi warga, terutama anak-anak, agar tak ada lagi yang menjadi korban lubang bekas tambang. Pasal 71 Undang-Undang Nomor 39 Tahun 1999 tentang HAM menegaskan bahwa pemerintah wajib mengontrol perusahaan yang melanggar HAM.

Pemerintah seharusnya bertanggung jawab untuk mereklamasi dan pascatambang jika manajemen perusahaan lari dari tanggung jawab. Peraturan Pemerintah Nomor 78 Tahun 2010 mewajibkan area tambang yang tidak beroperasi selama 30 hari ditutup.

Sayang, pemerintah, lagi-lagi lalai. Tidak hanya lubang tambang galian c, lubang tambang batu bara yang ada pun diabaikan. Pemerintah membiarkan pelanggaran ini terjadi. Lubang-lubang tambang dibiarkan menganga sementara pemilik galian dibiarkan melenggang dari tanggung jawab. Pembiaran ini tak boleh dibiarkan.

Komentar

Loading...