Unduh Aplikasi

Menuju Parlemen, Perempuan Aceh Ingin Perjuangkan Haknya

Menuju Parlemen, Perempuan Aceh Ingin Perjuangkan Haknya
Para cara perempuan saat mengikuti launching komitmen bersama KPI Aceh. Foto: AJNN.Net/Rahmat Fajri

BANDA ACEH - Koalisi Perempuan Indonesia (KPI) Wilayah Aceh akan terus ikut andil untuk memenangkan Calon Legislatif (Caleg) Perempuan di Aceh.

Beberapa langkah yang dimulai dikerjakan seperti memberikan pembekalan sampai pengawasan pun dilakukan demi mengantarkan kaum perempuan Aceh ke parlemen, mulai dari DPR kabupaten/kota, provinsi (DPRA) hingga ke senayan (DPR RI).

Semua itu dilakukan mengingat banyaknya hak-hak perempuan yang perlu diperjuangkan, dan jalur politik merupakan salah satu jalan para kaum hawa memperjuangkan hak dan menentukan nasib mereka menjadi lebih baik kedepannya.

Jumat (28/12), para caleg perempuan di Aceh melaunching penandatanganan komitmen bersama untuk mewujudkan perlindungan sosial bagi perempuan serta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Sekretaris Wilayah KPI Aceh, Evany Claura Yanti mengatakan sejauh ini sudah puluhan caleg perempuan yang telah menandatangani komitmen mulai dari Caleg DPRK, DPRA dan DPR RI, dari berbagai keterwakilan partai, baik partai lokal maupun nasional.

Kata Claura, komitmen bersama ini dilakukan juga bagian dari langkah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, utamanya perempuan dan dalam mewujudkan lembaga legislatif yang bersih (good governance), transparan dan akuntabel disemua tingkatan.

"Para caleg perempuan ini juga berkomitmen jika terpilih menjadi anggota legislatif 2019-2024, akan mengutamakan penanggulangan kemiskinan, kesehatan dan pendidikan," kata Evany Claura Yanti disela-sela launching komitmen tersebut.

Dalam kesempatan itu, Caleg DPRA dari PPP Dapil 10, Husniati Bantasyam berjanji akan memperjuangkan sepenuhnya hak-hak perempuan jika diberi kesempatan menduduki kursi parlemen Aceh kedepannya. Mengingat selama ini begitu banyak kasus-kasus kekerasan terhadap perempuan.

"Saya ingin memperjuangkan hak kaum perempuan di parlemen nanti," tegasnya.

Hal senada juga diutarakan Caleg DPRA dari Partai Demokrat Dapil I, Hj Nurhanifah. Ia mengaku memiliki niat besar untuk memberikan kepedulian penuh kepada perempuan yang memang selama ini begitu jarang tersentuh secara maksimal. Apalagi memang saat ini sangat sedikit perempuan duduk di kursi legislatif.

"Saya berniat besar memperjuangkan hak-hak perempuan yang belum tersentuh selama ini. Dan nantinya jika terpilih saya ingin juga memajukan UMKM di setiap desa untuk meningkatkan ekonomi ibu-ibu," ujarnya.

Sementara itu, Presedium Nasional Koalisi Perempuan Indonesia (KPI) Destika Gilang Lestari mengungkapkan saat ini ada hal yang perlu diperjuangkan perempuan, terutama atas kasus pelecehan seksual yang tidak bisa ditanggung oleh Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan seperti yang tertera dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 82 Tahun 2018.

"Berdasarkan data, tingkat kekerasan perempuan cukup tinggi, tapi berdasarkan Perpres tidak ditanggung apapun oleh BPJS, mulai dari visum hingga proses pengobatan lainnya," ungkapnya.

Karena itu, lanjut Gilang, persoalan ini juga menjadi salah satu langkah yang paling penting diperjuangkan kaum perempuan di parlemen, sehingga masyarakat khususnya perempuan tidak tertimpa musibah dua kali, setelah menjadi korban kekerasan kemudian mereka harus menanggung biaya pengobatannya lagi.

"Ini salah satu hal yang penting diperjuangkan para kaum perempuan di parlemen, untuk itu penting kami mengantarkan perempuan ke legislatif," tutur Gilang.

Dalam agenda launching komitmen ini, para caleg perempuan juga menyatakan beberapa penegasan, yakni tidak akan melakukan atau mempraktekkan politik uang, kemudian harus benar-benar konsisten terhadap perlindungan sosial, mengajak semua kaum perempuan memberikan hak pilihnya tetap kepada perempuan.

Kemudian, mereka juga meminta bantuan dari media massa untuk membantu mempublikasikan aktivitas perempuan dalam proses pencalegkan ini.

"No money politic, komit untuk perlindungan sosial, dan perempuan pilih perempuan, media membantu publikasikan aktivitas Caleg perempuan" ucap para Caleg perempuan itu secara bersamaan.

HUT RI 74 - Pemkab Aceh Jaya
Idul Adha - Bank Aceh
Ubudiyah PMB 2019

Komentar

Loading...