Mengharukan, Ini Pesan Zubir Sebelum Meninggal Ditembak di Malaysia

Mengharukan, Ini Pesan Zubir Sebelum Meninggal Ditembak di Malaysia
Rusliah memperlihatkan foto anaknya yang tewas ditembak di Malaysia. Foto: Suar

ACEH JAYA - Muhammad Zubir merupakan putra dari pasangan ibu Rusliah (55) dan bapak Ibrahim (61), Zubir merupakan putra kedua dari 9 bersaudara, kakaknya meninggal saat Tsunami melanda Aceh 2004 silam.

Namun ajal menjemput Zubir di negeri Jiran, Rabu (25/10) lalu. Zubir sendiri sudah menetap di Malaysia lebih kurang 5 tahun bersama adiknya Syahrul Ramadhan, yang sama- sama berkerja sebagai tukang doorsmer.

Ada yang aneh sehari sebelum Zubir meninggal dunia, seperti ungkapan Ibu Rusliah kepada AJNN, Sabtu (28/10).

Rusliah mengungkapkan, anaknya tersebut semenjak merantau ke Malaysia belum pernah pulang sama sekali, namun komunikasi via telepon selalu dilakukan.

Baca: Ditembak OTK di Malaysia, Keluarga Minta Jenazah Zubir Segera Dipulangkan

Bahkan, sehari sebelum meninggal, Zubir sempat menelponnya dan berpesan akan segera pulang.

"Mak lon kuwo mak beuh, mak bek gundah le. Peugah bak ayah bek meulake-lake rukok le bak gop, seubab ka kuwo lon, (Ibu saya pulang ya, ibu jangan gelisah lagi. Bilang sama ayah jangan minta-minta rokol lagi sama orang, karena saya sudah pulang), " kata Rusliah.

Zubir juga dalam percakapan telepon itu juga meminta kepada ibunya agar mencuci foto yang pernah dikirimnya.

"Foto yang lon kirim neu cuci neu rayeuk mak beuh, neu cetak diantara mak ngon yah, peuduk foto lon bak teungoh, nyak neu cetak ju mak beuh, entek lon kirim peng ungkoh cetak foto (Foto saya kirim tolong ibu cetak yang besar ya, pasang foto saya diantara ibu dan ayah, nanti saya kirim uangnya ongkos cetak foto)," ujarnya.

Rusliah mengaku merasa aneh dengan ucapan anaknya. Pasalnya kata-kata itu tidak pernah disampaikan sebelumnya.

"Zubir juga sudah mengirimkan uang Rp 700 ribu kepadanya," kata Rusliah.

Untuk diketahui, Muhammad Zubir dilaporkan tewas ditembak oleh OTK saat sedang tidur di tempatnya bekerja di Pahang Felda Banda Turazak Keratong 3 Malaysia pada Rabu (25/10) lalu.

Sail Sabang 2017 Humas Provinsi Aceh
MTQ XXXIII 2017
data-ad-format="auto">

Komentar

Loading...