Unduh Aplikasi

Mau Dapat Uang Lewat Video, Segera Pasang Aplikasi Kwai Go

Mau Dapat Uang Lewat Video, Segera Pasang Aplikasi Kwai Go
Ilustrasi. Foto: Net

BANDA ACEH - Aplikasi media sosial Kwai Go resmi diperkenalkan kepada masyarakat Aceh. Bagi kalian yang ingin mendapatkan uang dari hasil karya video-video yang kalian buat, segera download langsung Kwai Go.

Kwai Go adalah aplikasi sosial media berbasis video pendek yang ditujukan bagi semua kalangan, terutama bagi masyarakat yang suka mengadikan sesuatu untuk dijadikan video.

Apalagi Kwai Go ini bisa dijadikan media berekspresi dan berkreasi agar menjadi populer serta mendapatkan uang dari hasil karya masing-masing.

Country Head Marketing Koko Prayogi mengatakan melalui Kwai Go semua orang bisa mempromosikan daerahnya atau lain-lainnya melalui video-video pendek.

“Setiap video yang disukai dan dibagikan oleh pengguna lain, maka akan mendapatkan koin, satu koin Rp 1000,” kata Koko Prayogi dalam jumpa pers, Kamis (13/9) di Banda Aceh.

Jika ada konten yang tidak sesuai, mengisi video dengan konten sara, membully, dan porno maka akunnya akan terkena suspend.

“Setiap video yang akan dibagikan melalui Kwoi Go akan diseleksi kembali agar terhindar dari isu sara dan lain-lain yang bisa menggangu kenyamanan orang lain,” ujarnya.

Sementara itu, Manager Kwai Go Indonesia, Gagan Gandara mengatakan setiap Kwaiers--sebutan pengguna Kwai Go--berkesempatan untuk mendapatkan koin tergantung dengan kualitas dan hasil video yang dibuat.

"Kwai koin memberikan kesempatan kepada video content creator dan komunitas kreatif untuk mendapatkan uang dari hasil karyanya,” jelasnya.

Untuk bisa mencairkan uang yang didapatkan dari hasil Kwai Go, kata Gagan, Kwaiers harus mengisi data dan nomer rekening, serta biodata lainnya.

“Untuk pengambilan uang dibatasi, minimal 10 koin yakni Rp 10 ribu dan maksimal 25.000 koin yaitu Rp 25 juta,” ujarnya.

Ia juga mengungkapkan provinsi yang paling banyak menggunakan Kwai Go di Jawa Barat, kemudian Jawa Timur dan DKI Jakarta.

“Kalau di Aceh itu baru 1,5 persen,” ungkapnya.

Komentar

Loading...