Unduh Aplikasi

Masyarakat Menyampah Masyarakat Menyerapah

Masyarakat Menyampah Masyarakat Menyerapah
Ilustrasi: ajnn.net

PEJABAT kebersihan di Banda Aceh mengaku menerima banyak keluhan tentang sampah. Namun tak banyak yang bisa dilakukan terkait dengan menumpuknya sampah di parit kota. Salah satu yang paling mudah untuk lepas dari masalah ini adalah dengan menyalahkan perilaku masyarakat Banda Aceh yang memang masih tak peduli dengan sampah mereka.

Perilaku menyampah masyarakat memang masih lekat. Tak hanya di emperan--orang-orang yang disebut sebagai pedagang kaki lima dan orang pinggiran, perilaku membuang sama sembarangan juga dengan mudah dilihat di jalan-jalan. Mereka yang duduk nyaman di atas mobil mewah bermesin turbo pun dengan mudah membuka sedikit kaca jendela dan membuang sampah ke jalan.

Namun di atas kendaraan mewah tak mengubah mental. Padahal mereka yang kaya memiliki segala kemudahan untuk tidak meletakkan sampah sembarangan. Tetap saja menyimpan dahulu sampah di dalam kendaraan dan membuangnya setelah menemukan tong sampah bukan perkara mudah.

Pemerintah kota jelas tak sanggup mengurusi sampah sendirian. Idealnya, dengan tenaga yang ada, seluruh masyarakat kota memiliki kesadaran membuang sampah di tempatnya. Sehingga sampah yang berserakan tak lagi terbang terbawa angin dan berakhir di dalam parit.

Karena itu, pemerintah kota harus bersikap tegas terhadap para pembuang sampah. Termasuk dengan menerapkan seutuhnya aturan persampahan yang berlaku sejak 2017. Dalam aturan itu, setiap orang yang melanggar bahkan diancam pidana kurungan atau denda sebesar hingga Rp 50 juta.

Pemerintah kota harus mampu mendorong partisipasi masyarakat menjaga kebersihan lingkungan. Termasuk dengan mengampanyekan secara intensif pengurangan sampah plastik. Baik itu berbentuk kantong atau kemasan produk. Penggunaan bahan plastik dapat digantikan dengan membawa sendiri bungkus atau kemasan yang dapat dibersihkan untuk digunakan kembali berulang-ulang.

Aturan yang ada sebenarnya cukup untuk mendidik masyarakat bertanggung jawab atas sampah mereka sendiri. Aturan ini harus ditegakkan ke seluruh masyarakat. Mereka yang melanggar, tak peduli seberapa penting kedudukannya di masyarakat, harus didenda. Efek jera ini perlu diterapkan untuk mengubah mental dan perilaku buruk. Agar masyarakat tak menyampah dan masyarakat tak terus menyerapah.

Komentar

Loading...