Massa Independen dan Partai Aceh Saling Serang di Aceh Timur

·
Massa Independen dan Partai Aceh Saling Serang di Aceh Timur
Mobil yang dijungkalkan ke tembak. Foto: ist

ACEH TIMUR - Kericuhan antarmassa pendukung kandidat di Pemilihan Kepala Daerah Aceh Timur terjadi di Idi Rayeuk. Masing-masing pendukung calon Bupati di Aceh Timur terlihat saling merusak alat peraga kampanye.

“Kisruh berawal dari rencana keberangkatan pendukung calon bupati Ridwan Abubakar - Abdul Rani,” kata sumber AJNN, Ahad (1/1).

Massa pendukung Nek Tu-Polem itu rencananya berangkat ke arena kampanye dialogis yang dihadiri kandidat Gubernur Aceh Irwandi Yusuf.

Di Gampong Teupin Nyareng, rombongan dihalang-halangi oleh kader Partai Aceh. Mereka juga merusak kaca depan mobil rombongan Nektu.

Kericuhan berlanjut usai kampanye. Pendukung Nek Tu yang marah mencari-cari kader Partai Aceh yang merusak kendaraan mereka. Namun karena tak ditemukan, akhirnya sebuah kendaraan yang ditempeli stiker atribut Partai Aceh menjadi sasaran kemarahan.

Mobil itu dibawa ke sebuah tambak kering dan digulingkan ke dalamnya. Selepas magrib, giliran pengurus Partai Aceh membalas. Mereka mencari kendaraan bergambar Nektu dan sejumlah baliho pasangan independen itu dan merusaknya. Massa berkeliling menggunakan puluhan kendaraan bermotor.

Dalam aksi saling serang spanduk dan mobil berstiker itu sejumlah mobil PA dan Nektu rusak begitu juga spanduk. Situasi kian memanas sampai pukul 23.30 WIB di Kecamatan Idi Rayeuk dan Idi Tunong. Ratusan aparat TNI/Polri diterjunkan untuk mengendalikan situasi. Mereka terlihat berjaga-jaga di setiap persimpangan dan kawasan yang dianggap rawan.

Pilkada Aceh Timur 2017 hanya diikuti oleh dua pasang kandidat. Yakni Hasballah HM Thaib (Rocky)-Syahrul bin Syamaun (Linud) yang diusung oleh partai politik dan Ridwan Abubakar (Nek Tu)-Abdul Rani (Polem) dari jalur perseorangan.

Komentar

Loading...