Unduh Aplikasi

Mantan Petugas CRU Diduga Terlibat Pembunuh Gajah Bunta

Mantan Petugas CRU Diduga Terlibat Pembunuh Gajah Bunta
Konferensi pers di Polres Aceh Timur

ACEH TIMUR - Dua tersangka pembunuh gajah bernama Bunta di Conservation Response Unit (CRU) yang berada di Desa Bunin Kecamatan Serbajadi, Kabupaten Aceh Timur, pada (9/6) lalu masing-masing berinisial DW dan AL, sementara dua tersangka lainnya masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).

Kapolres Aceh Timur AKBP Wahyu Kuncoro saat memberikan keterangan Pers di Aula Mapolres setempat pada Selasa (3/7) malam mengatakan, adapun kronologis terungkapnya kasus pembunuhan gajah berkat kerjasama dengan masyarakat dan BKSDA terkait siapa saja yang sering melakukan kegiatan di lingkungan tersebut.

Baca: Polisi Tangkap Terduga Pembunuh Gajah Bunta di Aceh Timur

"Dari hasil itu kita bisa menganalisa yang patut dicurigai terhadap matinya Bunta, kemudian kita mendapatkan tersangka pertama berinisial DW, di sinilah mengetahui siapa yang memberi makan Bunta dan tempat dikuburnya potongan gading itu," kata Wahyu Kuncoro saat jumpa pers.

Ia menambahkan tersangka DW ditangkap tidak jauh dari kawasan tersebut, selain DW dan AL yang tercatat sebagai warga Serbajadi Aceh Timur pihaknya juga masih melakukan pengejaran terhadap dua orang tersangka lainnya berinisial P dan A yang diduga terlibat pembunuhan gajah jinak di CRU tersebut.

"Salah seorang tersangka mantan pekerja di CRU dia hanya pekerja harian lepas," Ujarnya

Selain kedua tersangka polisi juga menyita sejumlah barang bukti berupa 1 unit sepeda motor milik P, satu buah gading utuh, satu buah sisa potongan gading, 1 buah gading yang sempat hilang, baju warna merah, satu helai jaket hitam putih, dan satu buah parang gayo.

Lebih lanjut Kapolres mengatakan untuk saat ini masih dilakukan pencarian terhadap kedua tersangka lainnya sehingga nantinya dapat terungkap tentang siapa siapa saja yang telibat baik pemodal sampai dengan penampung gading gajah tersebut, untuk itu ia berharap dukungan dan doa dari semua pihak agar kasus tersebut nantinya bisa terang benderang

"Mohon dukungan semuanya agar nantinya bisa terang benderang terkait siapa saja yang terlibat termasuk siapa pemodalnya dan gadingnya mau dibawa kemana," Tambahnya

Turut Hadir pada acara tersebut antara lain Kombes Pol Adi Karya Tobing, S.H, M.H Kasubdit Tipidter Bareskrim Polri, Indra Exploitasia Semiawan sebagai Direktur Konservasi Keanekaragaman Hayati Kemeterian Lingkungan Hidup, serta kepala BKSDA Aceh Aji Sapto Praboro.

Komentar

Loading...