Unduh Aplikasi
WTP Pemerintah Aceh 2019

Manjakan Diri dengan Mengunjungi Pantai Lancok Aceh Utara

Manjakan Diri dengan Mengunjungi Pantai Lancok Aceh Utara
Suasana pantai Lancok Aceh Utara

ACEH UTARA- Sejumlah pengunjung tampak bersantai di bawah jejeran payung sambil menikmati deburan ombak Pantai Lancok, Kecamatan Syamtalira Bayu, Kabupaten Aceh Utara, Jumat (1/3).

Warung pedagang milik masyarakat lokal di sepanjang bibir pantai yang berhadapan dengan Selat Malaka itu, kini telah berhias dengan kontruksi kreatif untuk memikat wisatawan berkunjung ke lokasi tersebut.

Sebahagian pondok telah ditata dengan tambahan jembatan dan taman untuk memanjakan para pengunjung betah untuk berlama-lama menikmati panorama yang masih alami Pantai Lancok.

"Kami sangat menikmati pantai ini, pondoknya berhadapan langsung bersama deburan ombak yang menghantam daratan seakan damai di sini," kata Desi Afriani, salah seorang pengunjung di pantai itu kepada AJNN, Jumat (1/3).

Suasana pantai Lancok Aceh Utara

Dia menyebutkan, kini pantai tersebut sudah ramai di kunjungi warga dari berbagai daerah, baik itu wisatawan lokal maupun luar daerah. Selain itu pantainya sudah bersih dan penataan pondoknya juga sangat bagus dan rapi.

"Selain lautnya bersih dan asri, pembangunan pondok-pondoknya juga kreatif dan alami di buat. Pastinya kita betah untuk berlama-lama di sini," ujarnya.

Untuk menuju ke objek wisata Pantai Lancok, gunakanlah jalan lintas Nasional Medan-Banda Aceh. Setelah sampai di Keude Bayu, Kecamatan Syamtalira Bayu, Aceh Utara, tepatnya di lapangan sepak bola Bayu, berbeloklah ke kiri jalan. Selanjutnya ikuti jalan di samping lapangan tersebut hingga ke ujung jalan hingga mentok ke bibir pantai.

Suasana pantai Lancok Aceh Utara

Dalam perjalanan ke arah pantai, anda akan melihat hamparan tambak ikan petani setempat, dan deretan gubuk produksi garam tradisional secara manual. Dua objek tersebut bisa menjadi wisata tersendiri di sela-sela perjalanan menuju pantai.

"Pantai ini setahun terakhir mulai ramai dikunjungi sejak siang hari, namun begitu kami para pedagang disini sudah buat kesepakatan untuk menutup warung pada sore hari sebelum azan magrib berkumandang," kata Nuraini, salah seorang pedagang kepada AJNN.

Tambahan aturan dan kewajiban berbusana muslim ketika memasuki kawasan objek pantai tersebut, menjadi khazanah islami dan kearifan lokal tersendiri dalam menyambut objek wisata halal yang sedang digalakkan di Aceh.

"Harusnya objek wisata Pantai Lancok bisa dipromosikan Pemkab setempat lebih masif, sehingga tidak hanya bisa diminati wisatawan lokal saja, namun dikunjungi wisatawan mancanegara," ungkap Mustafa, tokoh pemuda setempat.

Tambahnya, maka dari itu Pemkab Aceh Utara harus melakukan pembenahan infrastruktur. Seperti pelebaran jalan, pembangunan MCK serta fasilitas penunjang lainnya untuk kenyamanan wisatawan yang berkunjung.

"Di sini tidak hanya ke indahan pantai saja yang ditawarkan. Tetapi juga kuliner yang memanjakan lidah dengan suguhan mie seafood kepiting, udang dan tiram," cetus Mustafa.

Tanpa terasa binar warna langit mulai memerah dan matahari pun mulai kembali ke ufuk pelukan keperaduan. Sejumlah pengunjung tampak bergegas meninggalkan bibir pantai, bersiap-siap pulang. Anda masih penasaran, silahkan kunjungi Pantai Lancok

Eliminasi Malaria

Komentar

Loading...