Makrum Di-PAW. Apa Karya: PA Hana Mahkamah Partai

Makrum Di-PAW. Apa Karya: <i>PA Hana Mahkamah Partai</i>
Zakaria Saman

BANDA ACEH - Bekas Tuha Peut Partai Aceh, Zakaria Saman alias Apa Karya menanggapi pernyataan kader Partai Aceh, Makrum Thahir yang menyebutkan dirinya di-PAW Partai Aceh dari Anggota DPRA tanpa mekanisme penyelesaian di mahkaham partai terlebih dahulu.

Menurut Apa Karya, di Partai Aceh memang sejak dulu tidak ada yang nama mahkamah partai, semua keputusan diambil ketua umum partai.

Baca: Di-PAW, Makrum Melawan

"PA hana mahkamah partaiTuha Peut awai na, tapi hana pernah dipakek. Bek takheun dipakek, meu sapeu hana dipegah, mandum kiban galak droe jih. (PA tak ada mahkamah partai. Tuha Peut dulu ada, tapi tak pernah difungsikan, jangankan difungsikan diberitahukan saja tidak. Semua keputusan sesuai keinginan dia--ketua umum," kata Apa Karya saat dihubungi AJNN, Selasa (14/11)

Apalagi kata Karya, Tuha Peut Partai Aceh saat ini hanya Malek Mahmud, sementara Zaini Abdullah dan dirinya sudah mengudurkan diri.
Dia mengaku enggan berkomentar lebih jauh terkait PAW Makrum karena sudah tidak lagi di Partai Aceh.

"Lon hana le di PA, memang PA nyan ata lon, lon sayang. nyoe lagei umpama na moto mercedes benz Jerman tapi supe jih pungo, hanjet taek, dipeugrop lam krueng teuh. (Saya tak lagi di PA, memang PA itu punya saya, saya sayang, ibarat punya mercedes benz buatan jerman tapi sopirnya gila, mana berani kita tumpangi, takutnya terjun ke sungai)" jelas Apa Karya.

Sementara itu, Juru Bicara Partai Aceh (PA) Suadi Sulaiman alias Adi Laweung yang dikonfirmasi AJNN via selulernya sejak kemarin tak memberi tanggapan, pesan WhatApp yang dikirim tak kunjung dibalas.

Sail Sabang 2017 Humas Provinsi Aceh
MTQ XXXIII 2017
data-ad-format="auto">

Komentar

Loading...