Unduh Aplikasi

Makna Nama-nama di Senapan Penembak Masjid Christchurch

Makna Nama-nama di Senapan Penembak Masjid Christchurch
Senjata yang digunakan oleh Brenton Tarrant. Foto: Kumparan

JAKARTA - Brendon Tarrant telah merencanakan dengan matang serangan di dua masjid kota Christchurch, Selandia Baru, yang menewaskan 50 orang. Buktinya, dia telah menulis manifesto panjang dan mempersiapkan beberapa senapan dan amunisi yang penuh berisi coretan.

Coretan-coretan di Senapan dan amunisi Tarrant berupa nama-nama yang asing di telinga kita.  Namun dalam sejarah, nama-nama itu adalah junjungan para kelompok supremasi kulit putih dan kelompok anti-Islam.

Berikut adalah beberapa nama yang ditulis dalam huruf latin dan sirilik tersebut dan artinya, yang dikumpulkan dari berbagai sumber:

1. Luca Traini. Pria Italia yang menembaki imigran Afrika di Macerata pada Februari 2018, melukai enam orang. Traini dihukum 12 tahun penjara.

2. Ernst Rudiger von Starhemberg. Komandan militer Wina yang berperang melawan pasukan Ottoman dalam peristiwa penyerbuan kedua Wina.

3. Milos Obilic. Pria Serbia pembunuh pemimpin Kekaisaran Ottoman, Sultan Murad I, di akhir Perang Kosovo pada 1389.

4. Skanderberg. Pemimpin Albania yang memulai pemberontakan melawan Kekaisaran Ottoman.

5. Marco Antonio Bragadin. Komandan Venesia yang memerangi Kekaisaran Ottoman di Siprus pada 1571. Dia menyiksa tawanan Turki dengan memotong telinga dan hidung mereka. Bragadin tertangkap dan dihukum mati.

6. Josue Estebanez. Tokoh neo-Nazi Spanyol yang dianggap pahlawan oleh kelompok sayap kanan radikal karena menikam hingga tewas aktivis sayap kiri berusia 16 tahun Carlos Palomino pada 2007.

7. Feliks Kazimiers Potocki. Nama tentara Polandia yang berperang melawan Turki Ottoman di Wina.

8. Alexandre Bissonnette. Tokoh supremasi sayap kanan yang menyerang masjid di Kanada yang menewaskan enam jemaah pada Januari 2017.

9. Charles Martel. Pemimpin militer Franka yang menghentikan Kekhalifahan Islam menaklukkan Eropa pada 732.

10. Anton Lundin Pettersson. Pria pembunuh dua mahasiswa Muslim di Swedia pada Oktober 2015.

11. Vienna 1683. Wina dikuasai kedua kalinya oleh Kekhalifahan Ottoman pada 1683.

12. Remove Kebab. Adalah istilah rasis dalam lagu propaganda tentara Serbia dalam genosida Muslim Bosnia pada 1990-an. Lagu ini diciptakan untuk Radovan Karadzic, penjahat perang Serbia.

Sabang Marine 2019

Komentar

Loading...