Unduh Aplikasi

Majelis Hakim PN Sigli Tunda Putusan Perkara Tambang Emas Ilegal

Majelis Hakim PN Sigli Tunda Putusan Perkara Tambang Emas Ilegal
Kondisi tambang liar di Geumpang, Pidie. Foto: Boyhaqi

PIDIE - Mejelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Sigli menunda pembacaan putusan terhadap enam terdakwa kasus tambang emas ilegal di Gampong Cot Kuala, Kecamatan Tangse, Pidie.

Baca:Polres Pidie Amankan Alat Berat dan Pekerja di Lokasi Tambang Emas

"Sidang kami tunda pada Selasa (20/3) mendatang karena belum melakukan musyawarah terhadap putusan," kata Ketua Majelis Hakim Safri SH PN Sigli dalam ruang persidangan, Selasa (13/3) didampingi anggota dua anggota hakim lainnya Zanal Hasan SH. MH dan Samsul Maidi SH.

Pantauan AJNN, keenam terdakwa dalam perkara tambang emas ilegal tersebut hadir dalam ruang persidangan untuk mendengar pembacaan putusan. Keenam terdakwa itu masing-masing, Munawir (32), Zulfahnur (21), Muhammad Handoko (33),T Bustami (33) Umar (28) dan Fadli (42).

Kuasa hukum terdakwa, Said Safwatullah kepada AJNN mengatakan, pihaknya memaklumi terhadap penundaan pembacaan putusan tersebut oleh majelis hakim.

"Saya berharap dengan sejumlah pertimbangan yang sudah disampaikan kepada majelis hakim, hendaknya dapat meringankan putusan vonis terhadap klien kami," ujarnya.

Lanjut Safwatullah, keenam kliennya itu merupakan buruh pada tambang emas di Kecamatan Tangse, mereka juga sudah mengakui telah melakukan kesalahan karena terdesak kebutuhan ekonomi keluarga.

Diketahui, Rencana tuntutan (Rentut) dari Kejaksana Agung (Kejagung) yang dibacakan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Pidie pada sidang lalu, keenam terdakwa dituntut 2 tahun penjara, denda Rp 200 juta subsider 6 bulan penjara.

Ibadah Haji 1439H

Komentar

Loading...