Unduh Aplikasi

LMND Pertanyakan Alasan Pengurangan Kuota Pupuk Subsidi di Aceh Utara

LMND Pertanyakan Alasan Pengurangan Kuota Pupuk Subsidi di Aceh Utara
Aksi di depan pagar PT PIM, Aceh Utara. Ist

LHOKSEUMAWE – Organisasi Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi –Eksekutif Wilayah (LMND-Ew) Aceh berunjuk rasa di depan Gerbang Perusahaan Terbatas (PT) Pupuk Iskandar Muda (PIM), Senin (14/1). Dalam aksi itu mereka mempertanyakan penyebab pengurangan kuota pupuk bersubsidi di daerah Lhokseumawe dan Aceh Utara.

Koordinator Lapangan, Eri Ezi mengatakan, pada tahun 2018 lalu kuota pupuk urea bersubsidi untuk petani Aceh Utara berjumlah 9.530 ton, dan diketahui pada tahun 2019 ini jumlah kuota pupuk urea bersubsidi seban menjadi 7000 ton. Ini merupakan penurunan yang sangat drastis, dan dianggap menjadi bentuk penindasan yang paling halus terhadap masyarakat.

“Menurut data yang kami dapat dari Distan dan BPS luas sawah di Aceh Utara 46.000 hektare, sedangkan BPN menyebutkan luas sawah sebanyak 47.000 hektare. Banyak sekali regulasi tentang pertanian nasional dari masa pemerintahan Soekarno hingga Jokowidodo saat ini. Peraturan yang diterbitkan masih belum tersentuh untuk kemudian ada upaya menuju kesejahteraan rakyat petani kita yang lebih baik,” katanya kepada AJNN.

Pihaknya mempertanyakan sebenarnya keberadaan PT PIM tersebut untuk siapa, dan juga penyebab kelangkaan pupuk selama.

“Kami juga menanyakan kesiapan PT PIM dalam menunjang Aceh Utara di segi pertanian, karena perusahaan itu juga salah satu kunci pertanian Aceh khususnya,” ungkapnya.

Eri juga berharap, dalam hal ini PT PIM jangan sampai didatangi pihak pemerintah yang kemudian ada indikasi yang tidak diinginkan, dan pengaruhnya itu kepada masyarakat. Karena, petani sekarang itu sebagai penunjang masyarakat.

“PT PIM ada di Aceh Utara, tapi pengurangan pupuk sendiri malah terjadi di tuan rumah, saya tidak melihat hal yang ada manfaat dari PIM ke masyarakat,” pungkasnya.

HUT AJNN 6th - Inspektorat Aceh Jaya
HUT AJNN 6th - DPC Demokrat Aceh Jaya

Komentar

Loading...