Unduh Aplikasi

Larang Wartawan Liput Sidang, Ketua Panwaslih Lhokseumawe Minta Maaf

Larang Wartawan Liput Sidang, Ketua Panwaslih Lhokseumawe Minta Maaf

LHOKSEUMAWE - Ketua Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kota Lhokseumawe, Teuku Zulkarnein meminta maaf kepada seluruh awak media baik, televisi, online, cetak dan radio terkait insiden yang terjadi pada ruang sidang adjudikasi penyelesaian sengketa Pemilu 2019, di Kantor Panwaslih kota Lhokseumawe

Menurut Teuku Zulkarnaen pada pelaksanaan sidang tersebut terdapat miskomunikasi antara wartawan dengan staf Panwaslih terkait durasi waktu yang hanya ditetapkan dua menit untuk pengambilan gambar dan dokumentasi.

“Memang betul saya yang mengundang wartawan untuk hadir, terkait dengan aturan bahwa batasan waktu meliput itu ternyata sudah ditentukan dalam tata tertib persidangan yang dibacakan oleh sekretariat majelis,” kata Teuku Zulkarnaen, saat dihubungi AJNN, Jumat (19/10) malam.

Dalam anggapan pihaknya, kurun waktu satu atau dua menit itu cukup untuk proses pengambilan gambar atau dokumentasi. Karena pada dipersidangan pertama dan beberapa pengalaman di persidangan sebelumnya cukup waktunya dengan durasi dua menit itu.

Baca: Diundang, Wartawan Lhoksumawe Malah Dilarang Liput Sidang di Panwaslih

“Kita mungkin ada sedikit miskomunikasi selama ini terkait durasi waktu ini, karena yang hadir pada sidang tersebut ternyata ada juga dari wartawan tv. Mereka ternyata tidak cukup dengan kurun waktu dua menit disediakan,” ungkapnya.

Seharusnya, sebut Teuku Zulkarnaein, kalau dari awal ada komunikasi dan alasan yang disampaikan oleh rekan media, tentu akan akomodir terlebih dahulu, meskipun tidak menyediakan ruang khusus untuk media, tapi karena ruangan kantor terbatas, akan disatukan dengan pengunjung yang hadir pada sidang itu dan awak media bisa mengambil momen yang diperlukan.

“Kebetulan saat itu saya yang memimpin sidang, saya mendengar ada ribut-ribut, dan saya tidak menyangka ini masalah durasi. Apakah anggota saya salah ngomong sehingga ada yang tersinggung,” ungkapnya.
Untuk itu, Teuku Zulkarnein meminta maaf kepada seluruh awak media, karena tidak ada unsur kesengajaan atau tidak menghargai undangan yang sudah disampaikan kepada awak media.

“Saya benar-benar minta maaf, karena ini bukanlah unsur kesengajaan,” ujarnya.

Komentar

Loading...