Unduh Aplikasi

Langka, Harga Semen di Aceh Utara dan Lhokseumawe Meroket

Langka, Harga Semen di Aceh Utara dan Lhokseumawe Meroket
Ilustrasi. Foto: Net

ACEH UTARA - Masyarakat di Kota Lhokseumawe dan Kabupaten Aceh Utara, selama dua pekan terakhir mengeluhkan atas kelangkaan semen di kawasan tersebut.

Sejumlah distributor penyalur semen di Aceh Utara dan Lhokseumawe malah mengaku sudah hampir dua pekan semen tidak masuk ke gudang milik mereka dengan alasan distributor tunggal terkendala akan distribusi expedisi.

Selain itu, harga semen saat ini di pasaran turut melambung dari Rp 50.000 per sak, kini mencapai Rp 54.000 per sak. Dua jenis semen yang digunakan masyarakat yaitu Semen Padang dan Semen Andalas, bahkan sulit ditemukan di sejumlah toko material di wilayah tersebut.

Salah seorang kontraktor lokal asal Aceh Utara Reza Angkasa menyebutkan, untuk Semen Andalas dua pekan terakhir sulit dicari di pasar. Sedangkan untuk Semen Padang, dua hari terakhir mulai langka di sejumlah pasar di Aceh Utara. Bilapun ada, tidak bisa didapatkan dalam jumlah besar.

“Harusnya pemerintah mungkin bisa membantu berkomunikasi dengan manajemen kedua perusahaan semen itu, agar tidak langka lagi. Susah kami, sudah harganya mahal, barangnya tak ada lagi,” kata Reza, Selasa (5/2) kepada AJNN.

Salah seorang pemilik toko bangunan, Musrizal, membenarkan kondisi tersebut. Menurutnya, kelangkaan semen membuat sejumlah pembeli kecewa dan mengenai harga mereka juga mengaku kaget.

“Saat kami melakukan komunikasi dengan pihak distributor, katanya barang yang masuk memang sedikit. Jadi, kami hanya dapat sedikit juga jumlah semennya. Sementara itu, permintaan semen yang tinggi, maka tidak ada barang yang mau kami jual,” ujarnya.

Dia berharap kelangkaan semen itu segera teratasi. Sehingga, pembeli tidak kecewa dengan berkali-kali menghubungi pedagang untuk menanyakan ketersediaan semen.

“Secepatnya kelangkaan semen ini segera teratasi, kami pedagang aja kesulitan jika semen langka, apalagi pekerja bangunan dan lain sebagainya,” katanya.

Komentar

Loading...