Unduh Aplikasi

Kursi Panas Wakil Gubernur

Kursi Panas Wakil Gubernur
Ilustrasi: city school

IRWANDI Yusuf masih menjabat sebagai Gubernur Aceh meski berstatus nonaktif. Nova Iriansyah, wakilnya, juga masih menjabat sebagai Pelaksana Tugas Gubernur Aceh, meski Irwandi divonis tujuh tahun penjara karena terbukti menerima suap sebesar Rp 1,05 miliar terkait proyek-proyek yang bersumber dari Dana Otonomi Khusus Aceh (DOKA) dan gratifikasi sejumlah Rp 8,717 miliar.

Jika tak ada perubahan hukuman, maka status Irwandi sebagai Gubernur Aceh akan dicopot. Jabatan ini akan dilimpahkan kepada Nova Iriansyah. Dan kini, perbincangan menghangat seputar sosok yang akan ditunjuk sebagai wakil gubernur, mendampingi Nova.

Ada banyak nama kader pendukung yang sebenarnya layak dipertimbangkan sebagai wakil gubernur, seandainya Irwandi tak lagi kembali memimpin Aceh. Dari Partai Nanggroe Aceh, ada nama Syamsul Bahri alias Tiyong.

Tapi hendaknya kandidat yang diusung benar-benar memiliki kemampuan untuk mendampingi Gubernur Aceh. Dia juga harus bersih dan berintegritas. Partai-partai politik di Dewan Perwakilan Rakyat Aceh jangan terjebak memilih kandidat hanya atas kedekatan emosional atau bahkan mahar yang disodorkan kandidat.

Kandidat yang disodorkan juga haruslah orang yang bisa bekerja sama dengan gubernur. Bukan sebaliknya. Karena jabatan wakil gubernur bukan sekadar ban serap. Wakil gubernur harus mampu memberikan pertimbangan kepada orang nomor satu agar pemerintahan berjalan dengan baik.

Tak ada salahnya juga jika partai politik melirik kandidat yang berasal dari luar partai. Seperti bekas pejabat atau kalangan akademisi. Tentu saja dengan syarat-syarat yang ketat. Dan sosok tersebut harus diterima oleh masyarakat lewat perwakilan mereka di DPR Aceh.

Jangan sampai pula jabatan wakil gubernur ini malah jadi pelampiasan politikus yang kalah pada Pemilihan Umum 2019. Meski hanya menyisakan waktu tiga tahun menjabat, posisi sebagai wakil gubernur tetap saja jabatan mentereng, terutama menjelang Pemilihan Kepala Daerah 2022.

Komentar

Loading...