Unduh Aplikasi

Kuasa Hukum Ajukan Penangguhan Penahanan Mantan Wali Kota Sabang

Kuasa Hukum Ajukan Penangguhan Penahanan Mantan Wali Kota Sabang
Mantan Wali Kota Sabang Zulkifli H Adam resmi ditahan penyidik Kejati Aceh. Foto: AJNN.Net/Tommy

BANDA ACEH - Kuasa Hukum mantan Wali Kota Sabang Zulkifli H Adam mengajukan penangguhan penahanan terhadap klienya itu kepada Kejaksaan Tinggi (Kejati) Aceh.

Surat penangguhan bernomor 12.b/MRM/2019 tertanggal 09 September 2019 tersebut diserahkan langsung oleh Kuasa Hukumnya yakni M Reza Maulana dan Zulkifli kepada Kasi Penyidikan Kejati Aceh, Munandar.

Seperti diketahui, Kejati Aceh telah menahan mantan Wali Kota Sabang, Zulkifli H Adam selaku tersangka kasus dugaan korupsi pembebasan tanah untuk pembangunan rumah dinas guru di Kota Sabang pada 2012, Kamis (5/9) pekan lalu.

Baca: Jaksa Tahan Mantan Wali Kota Sabang

Selain Zulkifli A Adam, penyidik Kejati Aceh juga menahan tersangka lainnya yakni Misman M Daud yang saat itu menjabat sebagai Pejabat Pelaksanaan Teknis Kegiatan (PPTK) pengadaan lahan di dinas pendidikan kota Sabang.

M Reza mengatakan, selama ini kliennya cukup koperatif sejak 2016 yang telah secara berkala diperiksa, baik sebagi saksi maupun tersangka, sehingga itu dapat menjadi pertimbangan pihak Kejati Aceh untuk mengabulkan permohonan penangguhan.

"Artinya klien kami dipastikan tidak akan melarikan diri dan tidak akan menghilangkan atau merusak alat bukti," kata M Reza Maulana kepada AJNN, Rabu (11/9).

Selain itu, kata Reza, pihaknya juga telah menghadirkan abang kandung klien yakni Sofyan Adam sebagai penjamin yang ikut menandatangi surat jaminan terhadap Zulkifli H.

"Berdasarkan pertimbangan tersebut kiranya dapatlah diberikan penangguhan penahanan terhadap klien kami," ujarnya.

"Kami pastikan juga, bahwa dalam setiap kepentingan penyidikan, penuntutan bahkan persidangan nantinya, klien kami akan selalu bersikap koperatif dan tidak akan pernah mempersulit jalannya, penyidikan, penuntutan dan persidangan," tegas Reza.

Reza menuturkan, konsep dan materi pembelaan juga akan dilakukan secara bertahap dan terus disampaikan kepada publik setiap perkembangan kasus ini. Kemudian, pihaknya juga telah memiliki telaah hukum yang telah dirangkum dalam suatu konsep untuk perkara tersebut.

"Jadi Insyaallah semua sudah siap, tinggal bagaimana nantinya apabila perkara ini dilimpahkan ke pengadilan, pembelaan hukum terhadap hak-hak tersangka akan kami kupas tuntas demi terciptanya keadilan bagi klien kami," pungkasnya.

Komentar

Loading...