Unduh Aplikasi

KPK Periksa Rektor UIN Ar-Raniry Prof Warul Walidin Terkait Kasus Suap Romy

KPK Periksa Rektor UIN Ar-Raniry Prof Warul Walidin Terkait Kasus Suap Romy
Ilustrasi. Foto: Kumparan

JAKARTA - KPK mengagendakan pemeriksaan terhadap 7 calon rektor dan rektor Universitas Islam Negeri (UIN). Ketujuh saksi itu akan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka eks Ketua Umum PPP, Romahurmuziy alias Romy.

"KPK mulai melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah calon rektor UIN sebagai saksi hari ini. Keterangan mereka dibutuhkan dalam perkara dengan tersangka RMY (Romahurmuziy)," kata juru bicara KPK, Febri Diansyah, saat dihubungi Senin (17/6).

Ketujuh saksi yang diperiksa tersebut yakni 3 calon Rektor UIN Sunan Ampel Surabaya 2018-2022, yakni Ali Mudlofir, Masdar Hilmy (Rektor UIN Sunan Ampel Surabaya terpilih), dan Akh Muzakki.

Baca: KPK Periksa Prof Farid Terkait Dugaan Jual Beli Jabatan Rektor UIN Ar-Raniry

Tiga orang lain yakni calon Rektor IAIN Pontianak 2018-2022 Wajidi Sayadi, Hermansyah, dan Syarif (Rektor IAIN Pontianak terpilih).

Satu orang lain yakni calon Rektor UIN Ar-Raniry Banda Aceh 2018-2022 yang kini sudah terpilih, Tengku Warul Walidin.

Febri menuturkan, pemanggilan tujuh saksi karena penyidik membutuhkan keterangan mereka terkait proses seleksi rektor di tiga UIN tersebut.

"Dibutuhkan keterangan sebagai saksi untuk menjelaskan proses seleksi rektor UIN yang pernah dijalankan," ucap Febri.

Sebelum memeriksa para calon rektor tersebut, KPK terlebih dahulu mebgusut adanya dugaan jual beli jabatan di lingkungan Kemenag untuk posisi jabatan Kakanwil Kemenag Jatim dan Kepala Kantor Kemenag Gresik.

Dugaan suap itu terungkap dari operasi tangkap tangan (OTT) yang menjerat Romahurmuziy pada Maret lalu.

Dalam perjalanan, KPK menerima laporan adanya dugaan jual beli jabatan rektor di sejumlah perguruan tinggi yang berada di bawah Kemenag. Sehingga KPK menindaklanjuti dengan memeriksa sejumlah saksi.

HUT AJNN 6th - Inspektorat Aceh Jaya
HUT AJNN 6th - DPC Demokrat Aceh Jaya

Komentar

Loading...