Unduh Aplikasi

Korban Jambret di Lhokseumawe Dirujuk ke Banda Aceh

Korban Jambret di Lhokseumawe Dirujuk ke Banda Aceh
ilustrasi. Foto: Net

LHOKSEUMAWE - Rahmi, wanita yang menjadi korban penjambretan di jalan Medan-Banda Aceh, Gampong Blang Panyang, Kecamatan Muara Satu, Kota Lhokseumawe, dikabarkan sudah dirujuk ke Banda Aceh, setelah sebelumnya menjalani perawatan di Rumah Sakit Arun.

“Ada keluarga yang datang ke Mapolsek Muara Satu kemarin (Minggu), mengabarkan kalau korban harus menjalani perawatan lebih lanjut, dan sudah dirujuk ke salah satu RS di Banda Aceh,” kata Kapolres Lhokseumawe, AKBP Hendri Budiman, melalui Kapolsek AKP Ahmad Yani, kepada AJNN, Selasa (13/3).

Kapolsek menambahkan, hingga hari ini (Selasa), pihaknya belum berhasil mendeteksi indentitas pelaku penjambretan tersebut. Namun, akan terus berupaya melakukan pengejaran terhadap kedua pelaku yang melakukan kriminal tersebut.

“Kita juga mengimbau kepada seluruh masyarakat, supaya berhati-hati jika melintasi kawasan tersebut pada malam hari, dan juga jangan menggunkan perhiasan atau benda-benda berharga yang membuat orang melakukan kriminal ketika melihatnya,” imbau Kapolsek.

Dikabarkan sebelumnya, seorang wanita bernama Rahmi, menjadi korban penjambretan di jalan Medan-Banda Aceh, Gampong Blang Panyang, Kecamatan Muara Satu, Kota Lhokseumawe, Jumat (9/3). Akibatnya, korban terjatuh dan kepalanya terbentur aspal.

Kapolres Lhokseumawe, AKBP Hendri Budiman, melalui Kapolsek Muara Satu AKP Ahmad Yani, Sabtu (10/3) mengatakan, kejadian tersebut bermula ketika korban pulang dari tempat Ia bekerja sekira pukul 21.00 WIB. Saat itu korban merasa diikuti oleh dua orang pria menggunakan sepeda motor.

“Menurut pengakuan korban warga Gampong Batuphat Barat itu, saat tiba di lokasi kejadian, kedua pelaku tersebut menendang seped motor korban hingga terjungkal sehingga kepala korban terbentur aspal, kemudian pelaku membawa kabur tas milik korban tersebut,” kata Kapolsek kepada AJNN.

Ibadah Haji 1439H

Komentar

Loading...