Unduh Aplikasi

REKA ULANG PEMBUNUHAN BRIPKA ANUMERTA FAISAL

Korban Ditembak dengan Senjata Miliknya Sendiri

Korban Ditembak dengan Senjata Miliknya Sendiri
Personil Polres Aceh Utara menggelar rekonstruksi pembunuhan Bripka Anumerta Faisal dengan menghadirkan tiga tersangka di lokasi kejadian, Desa Seunuddon, Pantai Bantayan, Aceh Utara, Selasa (18/9). Foto: Safrizal

ACEH UTARA - Polisi Aceh Utara menggelar rekonstruksi pembunuhan Bripka Anumerta Faisal dengan menghadirkan tiga tersangka Muktar Midi alias Tar, Darwin alias Wen dan Arief Munandar alias Arep, di Desa Seunuddon, Pantai Bantayan, Aceh Utara, Selasa (18/9) sekitar pukul 15.00 WIB hingga pukul 17.00 WIB.

Dalam rekonstruksi reka ulang yang dipimpin langsung Kapolres Aceh Utara AKBP Ian Rizkian Milyardin, ketiganya tersangka yang merupakan kelompok kriminal bersenjata Setan Botak Peureulak, memperagakan 35 adegan. Dan dalam episode reka tersebut terungkap Bripka Faisal ditembak sebanyak tiga kali menggunakan revolver miliknya saat kejadian di malam buta itu.

Kapolres Aceh Utara AKBP Ian Rizkian Milyardin mengatakan dalam rekontruksi pihaknya menghadirkan tiga tersangka dengan memperagakan 35 adegan. Pada reka tersebut juga terungkap apabila Almarhum Bripka Faisal dibunuh dengan menggunakan senjata revolver miliknya.

“Dari adegan per adegan dilakukan oleh tiga tersangka terungkap apabila Bripka Faisal ditembak menggunakan senjata revolver miliknya sebanyak tiga kali,” kata Ian Rizkian Milyardin, kepada Selasa (18/9) sore.

Baca: Pengakuan Pelaku Pembunuh Bripka Anumerta Faisal

Dirinya menyebutkan, kasus pembunuhan Bripka Faisal ini melibatkan tujuh tersangka, dimana tiga diantaranya masih di tahan, dua meninggal dunia, dan dua orang lagi yakni TM alias Dek Gam serta Adi masih dalam pengejaran.

“Ada tujuh tersangka, tiga masih ditahan, dua meninggal sementara dua lagi masih buron,” ujarnya.

Menurut Ian Rizkian, tujuan rekonstruksi dilakukan untuk memperjelas perkara secara detail. Ia juga mengimbau agar kedua tersangka DPO untuk segera menyerahkan diri dan pastinya nantinya ada keringanan atas niat baik mereka bila menyerah.

“Apabila mereka tidak mau menyerah, kemana pun mereka akan pergi dan lari terus kami akan terus buru hingga tertangkap,” tegasnya.

Dalam rekontruksi tersebut juga hadir di lokasi, Kasubdik Jatanras Ditreskrimum Polda Aceh Kompol Suwalto, Wakapolres Aceh Utara Kompol Edwin Aldo, Kabag Ops AKP Iswahyudi, Kasat Reskrim Iptu Rezky Kholiddiansyah, Kasat Narkoba AKP Ildani Ilyas dan Tim Brimob Polda Aceh.

HUT RI 74 - Pemkab Aceh Jaya
Idul Adha - Bank Aceh
Ubudiyah PMB 2019

Komentar

Loading...