Unduh Aplikasi

Kodim Aceh Barat Terima Senjata Api Sisa Konflik

Kodim Aceh Barat Terima Senjata Api Sisa Konflik
Komandan Kodim Aceh Barat, Letnan Kolonel Kavaleri Nurul Diyanto Spd saat menerima penyerahan senjata, Minggu (11/11). Foto :Ist.

ACEH BARAT - Sepucuk senjata api laras pendek jenis Revolver sisa konflik diserahkan mantan kombatan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) kepada Komandan Kodim Aceh Barat, Letnan Kolonel Kavaleri Nurul Diyanto Spd, Minggu,(11/11).

Penyerahan merupakan bentuk terima kasih mantan kombotan GAM yang tidak ingin namannya disebut itu, kepada
personel TNI yang tengah menggelar kegiatan Tentara Manunggal Masuk Desa (TMMD) ke 103 di Gampong Antong, Kecamatan Panton Reu Aceh Barat.

"Ada sepucuk senjata Revolver berikut amunisi kaliber 5 milimeter," kata Komandan Kodim Aceh Barat, Letnan Kolonel Kavaleri Nurul Diyanto Spd yang juga Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) TMMD ke 103 kepada AJNN.

Selain pistol kata Nurul Diyanto, pihaknya juga menerima 2 lembar bendera bulan bintang serta sarung pistol dari mantan kombatan GAM yang berdomisili di Gampong Ujung Rimba itu. "Kondisinya masih aktif dan selama ini disimpan oleh yang bersangkutan," kata Nurul Diyanto.

Nurul Diyanto mengatakan kepada pihaknya mantan GAM yang menyerahkan senjata mengaku penyerahan sebagai bentuk terima kasih atas kegiatan TMMD yang digelar TNI di Gampong Antong. Di Gampong tersebut kata Nurul TNI membuka jalan sepanjang 6500 meter dan peningkatan jalan sepanjang 120 meter serta pembuatan saluran parit di kiri dan kanan jalan.

"Memang selama kegiatan itu, kita berbaur bersama-sama sehingga kegiatan ini terlaksana dengan baik dan memang masyarakat merasakan mamfaat dengan kondisi jalan yang mulai bagus. Memudahkan akses mereka baik dari sisi ekonomi maupun lainnya. Jadi mungkin ini alasannya," kata Nurul Diyanto saat dihubungi AJNN.

Nurul Diyanto menyampaikan terima kasih kepada seluruh masyarakat di lokasi TMMD yang telah ikut membantu terlaksanannya TMMD yang akan segera berakhir setelah dilaksanakan sejak sebulan terakhir. Dia berharap penyerahan senjata dapat memotovasi para mantan kombotan GAM yang lain yang mungkin masih menyimpan senjata api agar menyerahkan kepada pihak berwajib.

"Semoga ini juga menginspirasi yang lain agar mengembalikan senjata jika masih menyimpan. Apalagi sekarang kita sudah dalam kondisi damai sehingga jika jatuh ke tangan yang tidak bertanggungjawab kita khawatir akan disalahgunakan. Saya berterimakasih atas keikhlasan kesadaran, dan tanpa paksaan," kata Dandim.

Penutupan TMMD ke 103 di Aceh Barat rencanannya berakhir 13 November 2018 mendatang dan seremonial penutupan direncakana akan berlangsung di Lapangan bola kaki Ujong Raja, Panton Reu. Aceh Barat.

Pemerintah Aceh - Pelantikan Dewan Pengurus Kadin

Komentar

Loading...